<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0" xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
	<channel>
		<title><![CDATA[Wadah Persatuan - Internet Marketing]]></title>
		<link>https://waper.net/</link>
		<description><![CDATA[Wadah Persatuan - https://waper.net]]></description>
		<pubDate>Tue, 23 Jun 2026 20:07:11 +0000</pubDate>
		<generator>MyBB</generator>
		<item>
			<title><![CDATA[Cara Mendapatkan 50K - 200K Impressions per Hari di X (Twitter) + Masuk Revenue Sharing Tanpa Spam]]></title>
			<link>https://waper.net/thread-cara-mendapatkan-50k-200k-impressions-per-hari-di-x-twitter-masuk-revenue-sharing-tanpa-spam</link>
			<pubDate>Sat, 30 May 2026 12:13:47 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://waper.net/member.php?action=profile&uid=2">Gunawan</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://waper.net/thread-cara-mendapatkan-50k-200k-impressions-per-hari-di-x-twitter-masuk-revenue-sharing-tanpa-spam</guid>
			<description><![CDATA[Halo teman-teman,Pernah nggak sih pengen akun X kalian meledak impresinya sampai puluhan sampai ratusan ribu per hari, sekaligus ikut <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Revenue Sharing</span>? Ini salah satu strategi paling efektif yang aku pakai sendiri sebagai creator. Bukan trik aneh-aneh, tapi <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">smart engagement </span>yang natural dan konsisten. Hasilnya? Impresi naik secara <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">snowball</span>, akun semakin dikenal, dan peluang cuan dari X semakin besar.<br />
Berikut step by step yang aku lakukan:<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b"><span style="font-size: medium;" class="mycode_size">1. Cari Post yang Masih "Segar" (Fresh)</span></span><ul class="mycode_list"><li>Pilih postingan yang umurnya di bawah 20 jam (idealnya 1-4 jam).<br />
</li>
<li>Lihat engagement-nya: like, repost, reply, bookmark sudah mulai ramai.<br />
</li>
<li>Kalau sudah mulai "panas" di awal, besar kemungkinan post tersebut akan meledak (bisa capai 10K-20K+ impressions).<br />
</li>
</ul>
Tips: Gunakan fitur pencarian X dengan filter "Latest" + keyword sesuai niche kamu.<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b"><span style="font-size: medium;" class="mycode_size">2. Buat Komentar yang Bernilai Tinggi (High-Value Comment)</span></span><br />
Jangan pakai komentar generik seperti:<ul class="mycode_list"><li> "Keren banget"  <img src="https://waper.net/images/smilies/exclamation.png" alt="Exclamation" title="Exclamation" class="smilie smilie_15" /><br />
</li>
<li> "Setuju"  <img src="https://waper.net/images/smilies/exclamation.png" alt="Exclamation" title="Exclamation" class="smilie smilie_15" /><br />
</li>
<li> "Mantap kak"  <img src="https://waper.net/images/smilies/exclamation.png" alt="Exclamation" title="Exclamation" class="smilie smilie_15" /><br />
</li>
</ul>
Komentar seperti itu hampir pasti tenggelam.<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Buatlah komentar yang:</span><ul class="mycode_list"><li>Memberi insight tambahan<br />
</li>
<li>Memberi pertanyaan mendalam<br />
</li>
<li>Memberi perspektif baru<br />
</li>
<li>Melengkapi informasi di post tersebut<br />
</li>
</ul>
Karena komentarmu muncul di paling atas, setiap orang yang buka post itu akan langsung lihat nama dan komentar kamu.<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b"><span style="font-size: medium;" class="mycode_size">3. Manfaatkan Timing untuk Maksimalkan Exposure</span></span><br />
Karena post masih fresh, komentar kamu otomatis di atas.<br />
Semakin viral post tersebut → semakin banyak orang yang lihat nama kamu → impresi naik otomatis.<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b"><span style="font-size: medium;" class="mycode_size">4. Strategi Revenue Sharing (Bagian Paling Untung)</span></span><ul class="mycode_list"><li>Saat post sudah mencapai 1.000 - 2.000 views dan semakin ramai,<br />
</li>
<li>Balik lagi ke komentar kamu sendiri,<br />
</li>
<li>Reply di komentar itu dan masukkan link ke post/profil kamu.<br />
</li>
</ul>
Dengan cara ini, orang yang penasaran akan langsung klik dan masuk ke akun kamu. Impresi naik gila-gilaan, dan yang penting — mulai terhitung di revenue sharing (catatan: impresi reply tidak dihitung Grok).<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b"><span style="font-size: medium;" class="mycode_size">Hasil yang Aku Dapat</span></span><br />
Aku lakukan ini konsisten <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">10-15 komentar berkualitas per hari </span>di niche yang sama.<br />
Awalnya pelan, tapi lama-lama efek snowball-nya kelihatan banget. Banyak yang mulai recognize nama aku dari komentar, lalu datang ke profil.<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Intinya</span>: Ini bukan spam, tapi <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">smart &amp; elegant engagement</span>. Kamu membantu orang lain dengan value, sekaligus memperkenalkan diri di saat perhatian orang sedang tinggi.<br />
<hr class="mycode_hr" />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Kesimpulan &amp; Ajakan</span><br />
Strategi ini cocok banget buat creator, side hustler, atau siapa saja yang mau naikkan reach di X tahun 2026 ini.<br />
Sudah pernah coba strategi serupa? Atau mau share pengalaman kalian?<br />
Silakan komentar di bawah, kita diskusi bareng!<br />
<hr class="mycode_hr" />
Semoga bermanfaat! Kalau thread ini membantu, boleh share / repost ya biar teman-teman lain juga bisa coba.<br /><!-- start: postbit_attachments_attachment -->
<br /><!-- start: attachment_icon -->
<img src="https://waper.net/images/attachtypes/image.png" title="PNG Image" border="0" alt=".png" />
<!-- end: attachment_icon -->&nbsp;&nbsp;<a href="attachment.php?aid=605" target="_blank" title="">HJfLwrzaAAA3YK0.png</a> (Size: 100.8 KB / Downloads: 7)
<!-- end: postbit_attachments_attachment -->]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Halo teman-teman,Pernah nggak sih pengen akun X kalian meledak impresinya sampai puluhan sampai ratusan ribu per hari, sekaligus ikut <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Revenue Sharing</span>? Ini salah satu strategi paling efektif yang aku pakai sendiri sebagai creator. Bukan trik aneh-aneh, tapi <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">smart engagement </span>yang natural dan konsisten. Hasilnya? Impresi naik secara <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">snowball</span>, akun semakin dikenal, dan peluang cuan dari X semakin besar.<br />
Berikut step by step yang aku lakukan:<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b"><span style="font-size: medium;" class="mycode_size">1. Cari Post yang Masih "Segar" (Fresh)</span></span><ul class="mycode_list"><li>Pilih postingan yang umurnya di bawah 20 jam (idealnya 1-4 jam).<br />
</li>
<li>Lihat engagement-nya: like, repost, reply, bookmark sudah mulai ramai.<br />
</li>
<li>Kalau sudah mulai "panas" di awal, besar kemungkinan post tersebut akan meledak (bisa capai 10K-20K+ impressions).<br />
</li>
</ul>
Tips: Gunakan fitur pencarian X dengan filter "Latest" + keyword sesuai niche kamu.<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b"><span style="font-size: medium;" class="mycode_size">2. Buat Komentar yang Bernilai Tinggi (High-Value Comment)</span></span><br />
Jangan pakai komentar generik seperti:<ul class="mycode_list"><li> "Keren banget"  <img src="https://waper.net/images/smilies/exclamation.png" alt="Exclamation" title="Exclamation" class="smilie smilie_15" /><br />
</li>
<li> "Setuju"  <img src="https://waper.net/images/smilies/exclamation.png" alt="Exclamation" title="Exclamation" class="smilie smilie_15" /><br />
</li>
<li> "Mantap kak"  <img src="https://waper.net/images/smilies/exclamation.png" alt="Exclamation" title="Exclamation" class="smilie smilie_15" /><br />
</li>
</ul>
Komentar seperti itu hampir pasti tenggelam.<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Buatlah komentar yang:</span><ul class="mycode_list"><li>Memberi insight tambahan<br />
</li>
<li>Memberi pertanyaan mendalam<br />
</li>
<li>Memberi perspektif baru<br />
</li>
<li>Melengkapi informasi di post tersebut<br />
</li>
</ul>
Karena komentarmu muncul di paling atas, setiap orang yang buka post itu akan langsung lihat nama dan komentar kamu.<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b"><span style="font-size: medium;" class="mycode_size">3. Manfaatkan Timing untuk Maksimalkan Exposure</span></span><br />
Karena post masih fresh, komentar kamu otomatis di atas.<br />
Semakin viral post tersebut → semakin banyak orang yang lihat nama kamu → impresi naik otomatis.<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b"><span style="font-size: medium;" class="mycode_size">4. Strategi Revenue Sharing (Bagian Paling Untung)</span></span><ul class="mycode_list"><li>Saat post sudah mencapai 1.000 - 2.000 views dan semakin ramai,<br />
</li>
<li>Balik lagi ke komentar kamu sendiri,<br />
</li>
<li>Reply di komentar itu dan masukkan link ke post/profil kamu.<br />
</li>
</ul>
Dengan cara ini, orang yang penasaran akan langsung klik dan masuk ke akun kamu. Impresi naik gila-gilaan, dan yang penting — mulai terhitung di revenue sharing (catatan: impresi reply tidak dihitung Grok).<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b"><span style="font-size: medium;" class="mycode_size">Hasil yang Aku Dapat</span></span><br />
Aku lakukan ini konsisten <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">10-15 komentar berkualitas per hari </span>di niche yang sama.<br />
Awalnya pelan, tapi lama-lama efek snowball-nya kelihatan banget. Banyak yang mulai recognize nama aku dari komentar, lalu datang ke profil.<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Intinya</span>: Ini bukan spam, tapi <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">smart &amp; elegant engagement</span>. Kamu membantu orang lain dengan value, sekaligus memperkenalkan diri di saat perhatian orang sedang tinggi.<br />
<hr class="mycode_hr" />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Kesimpulan &amp; Ajakan</span><br />
Strategi ini cocok banget buat creator, side hustler, atau siapa saja yang mau naikkan reach di X tahun 2026 ini.<br />
Sudah pernah coba strategi serupa? Atau mau share pengalaman kalian?<br />
Silakan komentar di bawah, kita diskusi bareng!<br />
<hr class="mycode_hr" />
Semoga bermanfaat! Kalau thread ini membantu, boleh share / repost ya biar teman-teman lain juga bisa coba.<br /><!-- start: postbit_attachments_attachment -->
<br /><!-- start: attachment_icon -->
<img src="https://waper.net/images/attachtypes/image.png" title="PNG Image" border="0" alt=".png" />
<!-- end: attachment_icon -->&nbsp;&nbsp;<a href="attachment.php?aid=605" target="_blank" title="">HJfLwrzaAAA3YK0.png</a> (Size: 100.8 KB / Downloads: 7)
<!-- end: postbit_attachments_attachment -->]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Playbook IG Commerce: Cara Saya Bangun 2 Bisnis di Instagram Sampai Tembus Omset 3 Digit]]></title>
			<link>https://waper.net/thread-playbook-ig-commerce-cara-saya-bangun-2-bisnis-di-instagram-sampai-tembus-omset-3-digit</link>
			<pubDate>Sun, 24 May 2026 09:41:56 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://waper.net/member.php?action=profile&uid=2">Gunawan</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://waper.net/thread-playbook-ig-commerce-cara-saya-bangun-2-bisnis-di-instagram-sampai-tembus-omset-3-digit</guid>
			<description><![CDATA[Halo bro &amp; sis semua!<br />
Nggak terasa sudah satu tahun terakhir ini saya konsisten fokus bangun dua bisnis di ekosistem Instagram Commerce. Dari awal yang merangkak dari nol, lewat fase <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">trial and error</span> yang melelahkan, puji syukur sekarang omsetnya sudah bisa konsisten setiap bulan, dan semuanya langsung masuk ke rekening operasional.<br />
Di sini saya nggak mau berbagi teori kosong atau jualan seminar. Berdasarkan pengalaman pribadi di lapangan sebagai <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">digital marketer</span>, ada sebuah <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">playbook</span> atau pola yang jelas kenapa sebuah <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">brand</span> di Instagram bisa meledak, sementara yang lain sepi peminat.<br />
Buat kalian yang lagi berjuang bangun <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">side hustle</span> atau bisnis di media sosial, berikut adalah rangkuman strategi nyata yang saya terapkan dan bisa langsung kalian praktikkan.<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">1. Persona Owner Harus "Match" dengan Produk</span>Kesalahan terbesar pemula adalah asal jualan tanpa memikirkan <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">personal branding</span>. Profil pribadi kita sebagai pemilik bisnis harus merepresentasikan produk yang dijual.<ul class="mycode_list"><li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Logikanya:</span> Kalau saya seorang cowok yang jualan parfum pria atau suplemen gym, saya harus berpenampilan rapi, <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">manly</span>, dan bugar. Konsumen membeli karena mereka percaya pada figur di balik produk tersebut.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Solusinya:</span> Jika karakteristik pribadi kita tidak cocok dengan segmentasi produk (misalnya kita cowok tapi mau jualan kosmetik wanita), jangan dipaksakan sendiri. Cari <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">partner</span> atau <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">talent</span> yang karakternya pas agar kepercayaan konsumen bisa langsung terbentuk.<br />
</li>
</ul>
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">2. Jangan Pernah Jualan Produk yang Tidak Kamu Kuasai</span>Saya pernah boncos dan rugi belasan juta rupiah hanya karena nekat jualan tas wanita, padahal saya sama sekali tidak paham seluk-beluk tren, bahan, dan dunia fesyen wanita.<ul class="mycode_list"><li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Pelajaran berharga:</span> Jangan cuma tergiur pasar yang ramai. Kita harus paham betul produk yang kita tawarkan. Kalau kita sendiri belum menguasainya, mutlak hukumnya untuk mencari mitra yang benar-benar ahli di bidang tersebut untuk mengurus urusan <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">product development</span>.<br />
</li>
</ul>
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">3. Validasi Pasar Lewat Fase "Malu-maluin"</span>Sebelum nekat memproduksi barang dalam jumlah massal (<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">scale up</span>), lakukan validasi pasar terlebih dahulu untuk menekan risiko kerugian.<ul class="mycode_list"><li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Langkah awal:</span> Tanyakan pada diri sendiri, <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">"Kalau barang ini dijual, gue sendiri mau beli nggak dengan harga segini?"</span><br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Uji komunitas:</span> Tanyakan ke teman-teman terdekat yang memang menjadi pengguna di ceruk pasar (<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">niche</span>) tersebut.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Tes ombak:</span> Produksi dalam skala sangat kecil, lalu mulai tawarkan secara personal lewat DM, IG Story, WhatsApp Story, hingga Feed. Fase jualan manual yang terkesan "malu-maluin" ini wajib dilewati untuk mengukur ketertarikan pasar.<br />
</li>
</ul>
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">4. Prioritaskan Testimoni, Bukan Langsung Cuan Gede</span>Di bulan-bulan awal, lupakan dulu obsesi mengejar keuntungan melimpah. Fokus utama kita adalah mengumpulkan <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">social proof</span> atau bukti kepuasan pelanggan.<ul class="mycode_list"><li>Manfaatkan masukan dan testimoni positif dari pembeli pertama untuk membangun kredibilitas akun bisnis kita.<br />
</li>
<li>Setelah profil Instagram kita dipenuhi oleh ulasan jujur yang meyakinkan, baru kita bisa mulai mengalokasikan anggaran untuk memasang iklan (<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Instagram Ads</span>) secara bertahap.<br />
</li>
</ul>
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Arsitektur Model Bisnis Instagram yang Saya Gunakan</span>Untuk menjaga performa algoritma dan konversi penjualan tetap tinggi, saya menerapkan struktur kerja seperti ini:<ul class="mycode_list"><li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Strategi Konten:</span> Fokus pada format <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Reels</span> dengan menampilkan wajah pemilik disertai pengisian suara (<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">voice over</span>) yang informatif, dikombinasikan dengan konten <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Carousel</span> yang edukatif. Algoritma Instagram saat ini sangat menyukai akun yang aktif di kedua format ini.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Sistem Launching Sistematis:</span> Jangan jualan secara brutal setiap hari. Rilis produk hanya di tanggal-tanggal tertentu agar timbul efek antisipasi dari calon pembeli.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Efek FOMO:</span> Batasi jumlah stok sejak awal (<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">limited stock</span>). Hal ini secara psikologis menciptakan rasa eksklusif dan memicu konsumen untuk cepat-cepat membeli sebelum kehabisan.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Corong Penjualan (Sales Funnel):</span> Alur transaksi diarahkan langsung melalui DM atau WhatsApp. Setelah mereka membeli, masukkan mereka ke dalam grup WhatsApp khusus pelanggan untuk membangun komunitas yang loyal.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Instagram Ads Taktis:</span> Untuk iklan berbayar, saya lebih sering menggunakan format <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Carousel Ads</span>. Biayanya relatif lebih murah dan sangat efektif untuk menarik trafik baru agar berkunjung ke profil bisnis kita.<br />
</li>
</ul>
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Kesimpulan</span>Membangun bisnis di Instagram memang melelahkan. Kita dituntut untuk konsisten membuat konten, membangun kedekatan komunitas, mendengarkan komplain pelanggan, dan menjaga ritme kerja dengan sabar. Namun, ketika <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">personal branding</span> sudah kuat dan kita paham betul dengan produk yang dijual, bisnis akan berkembang jauh lebih cepat dan efisien dibandingkan jualan asal-asalan.<br />
Strategi ini sangat sejalan dengan konsep <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">side hustle</span> modern—di mana kekuatan nama baik dan eksekusi yang konsisten adalah kunci utamanya.<br />
Langkah pertama nggak perlu muluk-muluk, bro. Mulai saja dulu dari memvalidasi ide produkmu ke orang-orang terdekat hari ini.<br />
Siapa di sini yang juga lagi berjuang jualan atau bangun <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">brand</span> di Instagram? Yuk, kita saling berbagi pengalaman atau kendala kalian di kolom komentar bawah!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Halo bro &amp; sis semua!<br />
Nggak terasa sudah satu tahun terakhir ini saya konsisten fokus bangun dua bisnis di ekosistem Instagram Commerce. Dari awal yang merangkak dari nol, lewat fase <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">trial and error</span> yang melelahkan, puji syukur sekarang omsetnya sudah bisa konsisten setiap bulan, dan semuanya langsung masuk ke rekening operasional.<br />
Di sini saya nggak mau berbagi teori kosong atau jualan seminar. Berdasarkan pengalaman pribadi di lapangan sebagai <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">digital marketer</span>, ada sebuah <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">playbook</span> atau pola yang jelas kenapa sebuah <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">brand</span> di Instagram bisa meledak, sementara yang lain sepi peminat.<br />
Buat kalian yang lagi berjuang bangun <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">side hustle</span> atau bisnis di media sosial, berikut adalah rangkuman strategi nyata yang saya terapkan dan bisa langsung kalian praktikkan.<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">1. Persona Owner Harus "Match" dengan Produk</span>Kesalahan terbesar pemula adalah asal jualan tanpa memikirkan <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">personal branding</span>. Profil pribadi kita sebagai pemilik bisnis harus merepresentasikan produk yang dijual.<ul class="mycode_list"><li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Logikanya:</span> Kalau saya seorang cowok yang jualan parfum pria atau suplemen gym, saya harus berpenampilan rapi, <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">manly</span>, dan bugar. Konsumen membeli karena mereka percaya pada figur di balik produk tersebut.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Solusinya:</span> Jika karakteristik pribadi kita tidak cocok dengan segmentasi produk (misalnya kita cowok tapi mau jualan kosmetik wanita), jangan dipaksakan sendiri. Cari <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">partner</span> atau <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">talent</span> yang karakternya pas agar kepercayaan konsumen bisa langsung terbentuk.<br />
</li>
</ul>
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">2. Jangan Pernah Jualan Produk yang Tidak Kamu Kuasai</span>Saya pernah boncos dan rugi belasan juta rupiah hanya karena nekat jualan tas wanita, padahal saya sama sekali tidak paham seluk-beluk tren, bahan, dan dunia fesyen wanita.<ul class="mycode_list"><li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Pelajaran berharga:</span> Jangan cuma tergiur pasar yang ramai. Kita harus paham betul produk yang kita tawarkan. Kalau kita sendiri belum menguasainya, mutlak hukumnya untuk mencari mitra yang benar-benar ahli di bidang tersebut untuk mengurus urusan <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">product development</span>.<br />
</li>
</ul>
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">3. Validasi Pasar Lewat Fase "Malu-maluin"</span>Sebelum nekat memproduksi barang dalam jumlah massal (<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">scale up</span>), lakukan validasi pasar terlebih dahulu untuk menekan risiko kerugian.<ul class="mycode_list"><li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Langkah awal:</span> Tanyakan pada diri sendiri, <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">"Kalau barang ini dijual, gue sendiri mau beli nggak dengan harga segini?"</span><br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Uji komunitas:</span> Tanyakan ke teman-teman terdekat yang memang menjadi pengguna di ceruk pasar (<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">niche</span>) tersebut.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Tes ombak:</span> Produksi dalam skala sangat kecil, lalu mulai tawarkan secara personal lewat DM, IG Story, WhatsApp Story, hingga Feed. Fase jualan manual yang terkesan "malu-maluin" ini wajib dilewati untuk mengukur ketertarikan pasar.<br />
</li>
</ul>
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">4. Prioritaskan Testimoni, Bukan Langsung Cuan Gede</span>Di bulan-bulan awal, lupakan dulu obsesi mengejar keuntungan melimpah. Fokus utama kita adalah mengumpulkan <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">social proof</span> atau bukti kepuasan pelanggan.<ul class="mycode_list"><li>Manfaatkan masukan dan testimoni positif dari pembeli pertama untuk membangun kredibilitas akun bisnis kita.<br />
</li>
<li>Setelah profil Instagram kita dipenuhi oleh ulasan jujur yang meyakinkan, baru kita bisa mulai mengalokasikan anggaran untuk memasang iklan (<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Instagram Ads</span>) secara bertahap.<br />
</li>
</ul>
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Arsitektur Model Bisnis Instagram yang Saya Gunakan</span>Untuk menjaga performa algoritma dan konversi penjualan tetap tinggi, saya menerapkan struktur kerja seperti ini:<ul class="mycode_list"><li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Strategi Konten:</span> Fokus pada format <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Reels</span> dengan menampilkan wajah pemilik disertai pengisian suara (<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">voice over</span>) yang informatif, dikombinasikan dengan konten <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Carousel</span> yang edukatif. Algoritma Instagram saat ini sangat menyukai akun yang aktif di kedua format ini.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Sistem Launching Sistematis:</span> Jangan jualan secara brutal setiap hari. Rilis produk hanya di tanggal-tanggal tertentu agar timbul efek antisipasi dari calon pembeli.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Efek FOMO:</span> Batasi jumlah stok sejak awal (<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">limited stock</span>). Hal ini secara psikologis menciptakan rasa eksklusif dan memicu konsumen untuk cepat-cepat membeli sebelum kehabisan.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Corong Penjualan (Sales Funnel):</span> Alur transaksi diarahkan langsung melalui DM atau WhatsApp. Setelah mereka membeli, masukkan mereka ke dalam grup WhatsApp khusus pelanggan untuk membangun komunitas yang loyal.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Instagram Ads Taktis:</span> Untuk iklan berbayar, saya lebih sering menggunakan format <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Carousel Ads</span>. Biayanya relatif lebih murah dan sangat efektif untuk menarik trafik baru agar berkunjung ke profil bisnis kita.<br />
</li>
</ul>
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Kesimpulan</span>Membangun bisnis di Instagram memang melelahkan. Kita dituntut untuk konsisten membuat konten, membangun kedekatan komunitas, mendengarkan komplain pelanggan, dan menjaga ritme kerja dengan sabar. Namun, ketika <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">personal branding</span> sudah kuat dan kita paham betul dengan produk yang dijual, bisnis akan berkembang jauh lebih cepat dan efisien dibandingkan jualan asal-asalan.<br />
Strategi ini sangat sejalan dengan konsep <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">side hustle</span> modern—di mana kekuatan nama baik dan eksekusi yang konsisten adalah kunci utamanya.<br />
Langkah pertama nggak perlu muluk-muluk, bro. Mulai saja dulu dari memvalidasi ide produkmu ke orang-orang terdekat hari ini.<br />
Siapa di sini yang juga lagi berjuang jualan atau bangun <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">brand</span> di Instagram? Yuk, kita saling berbagi pengalaman atau kendala kalian di kolom komentar bawah!]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Gimana Sih Biar Website Kita Direkomendasiin Sama ChatGPT? (Bukan Cuma SEO Biasa!)]]></title>
			<link>https://waper.net/thread-gimana-sih-biar-website-kita-direkomendasiin-sama-chatgpt-bukan-cuma-seo-biasa</link>
			<pubDate>Thu, 26 Mar 2026 13:07:14 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://waper.net/member.php?action=profile&uid=2">Gunawan</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://waper.net/thread-gimana-sih-biar-website-kita-direkomendasiin-sama-chatgpt-bukan-cuma-seo-biasa</guid>
			<description><![CDATA[Lagi rame nih pembahasan soal AI, terutama gimana caranya biar konten atau website kita itu muncul pas ada orang nanya ke ChatGPT atau LLM lainnya. Jujur aja, sekarang main SEO doang kayaknya udah nggak cukup, kita harus mulai lirik yang namanya <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">GEO (Generative Engine Optimization)</span>.<br />
Banyak yang nanya, "Bisa nggak sih kita daftar ke OpenAI biar website kita dipromosiin?" Jawabannya: <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Nggak bisa.</span> ChatGPT itu nggak jualan slot iklan kayak Google Ads.<br />
Terus gimana caranya? Berdasarkan pengalaman dan riset kecil-kecilan, intinya kita harus bikin konten yang "enak dikunyah" sama bot AI. Ini poin-poin praktis yang bisa langsung dieksekusi:<br />
<br />
1. Fokus ke E-E-A-T (Bukan Cuma Tulisan Robot)<br />
AI makin pinter nyari mana tulisan yang beneran ditulis ahli sama yang cuma hasil <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">spin</span> artikel.<ul class="mycode_list"><li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Kasih liat siapa penulisnya:</span> Profil yang jelas itu krusial.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Real Experience:</span> Masukin pengalaman nyata, studi kasus, atau data unik yang nggak ada di web lain.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Valid:</span> Pakai referensi resmi, jangan asal klaim.<br />
</li>
</ul>
2. Struktur Konten Harus "Rapi Jali"<br />
Bot AI itu suka banget sama struktur yang teratur. Kalau artikel lu berantakan, AI males ngerangkumnya.<ul class="mycode_list"><li>Pake <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">H1, H2, H3</span> yang jelas.<br />
</li>
<li>Banyakin <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">List, Tabel, atau Bullet Points</span>.<br />
</li>
<li>Wajib ada <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">FAQ</span>. Ini biasanya jadi sasaran empuk AI buat narik jawaban singkat.<br />
</li>
</ul>
3. Pasang Schema Markup<br />
Ini teknis tapi wajib. Pake <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Schema Article, FAQ,</span> sama <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Author</span>. Ini semacam "peta" buat mesin biar mereka tau konteks konten lu itu apa tanpa harus nebak-nebak.<br />
<br />
4. Bangun Otoritas (Digital Authority)<br />
ChatGPT cenderung nyebut brand yang emang udah sering diomongin di luar sana.<ul class="mycode_list"><li>Cari <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">backlink</span> dari media atau blog yang satu <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">niche</span>.<br />
</li>
<li>Aktif di forum atau komunitas. Kalau nama web lu sering disebut di Reddit atau Quora, peluang direkomendasiin AI makin gede.<br />
</li>
</ul>
5. Strategi "Layak Rujuk"<br />
Bikin konten yang jadi standar. Contoh: Panduan lengkap (<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Ultimate Guide</span>), tutorial <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">step-by-step</span>, atau data statistik terbaru. Konten begini biasanya dianggap "sumber primer" sama AI.<br />
<hr class="mycode_hr" />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Poin Pentingnya:</span> Jangan cuma ngejar <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">keyword</span>, tapi kejarlah <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">User Intent</span>. Pikirin kira-kira pertanyaan apa yang bakal diketik orang di ChatGPT, terus jawab pertanyaan itu secara langsung dan padat di paragraf awal artikel lu.<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Penasaran deh, kalau temen-temen di sini udah ada yang websitenya sering nongol di ChatGPT belum?</span> Boleh dong bagi pengalamannya atau kalau mau konsultasi tipis-tipis, sebutin aja:<ul class="mycode_list"><li><span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Niche</span>-nya apa?<br />
</li>
<li>Target marketnya siapa?<br />
</li>
<li>Udah jalan berapa lama?<br />
</li>
</ul>
Nanti kita bedah bareng-bareng strategi <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">actionable</span>-nya gimana biar makin jos!]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Lagi rame nih pembahasan soal AI, terutama gimana caranya biar konten atau website kita itu muncul pas ada orang nanya ke ChatGPT atau LLM lainnya. Jujur aja, sekarang main SEO doang kayaknya udah nggak cukup, kita harus mulai lirik yang namanya <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">GEO (Generative Engine Optimization)</span>.<br />
Banyak yang nanya, "Bisa nggak sih kita daftar ke OpenAI biar website kita dipromosiin?" Jawabannya: <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Nggak bisa.</span> ChatGPT itu nggak jualan slot iklan kayak Google Ads.<br />
Terus gimana caranya? Berdasarkan pengalaman dan riset kecil-kecilan, intinya kita harus bikin konten yang "enak dikunyah" sama bot AI. Ini poin-poin praktis yang bisa langsung dieksekusi:<br />
<br />
1. Fokus ke E-E-A-T (Bukan Cuma Tulisan Robot)<br />
AI makin pinter nyari mana tulisan yang beneran ditulis ahli sama yang cuma hasil <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">spin</span> artikel.<ul class="mycode_list"><li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Kasih liat siapa penulisnya:</span> Profil yang jelas itu krusial.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Real Experience:</span> Masukin pengalaman nyata, studi kasus, atau data unik yang nggak ada di web lain.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Valid:</span> Pakai referensi resmi, jangan asal klaim.<br />
</li>
</ul>
2. Struktur Konten Harus "Rapi Jali"<br />
Bot AI itu suka banget sama struktur yang teratur. Kalau artikel lu berantakan, AI males ngerangkumnya.<ul class="mycode_list"><li>Pake <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">H1, H2, H3</span> yang jelas.<br />
</li>
<li>Banyakin <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">List, Tabel, atau Bullet Points</span>.<br />
</li>
<li>Wajib ada <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">FAQ</span>. Ini biasanya jadi sasaran empuk AI buat narik jawaban singkat.<br />
</li>
</ul>
3. Pasang Schema Markup<br />
Ini teknis tapi wajib. Pake <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Schema Article, FAQ,</span> sama <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Author</span>. Ini semacam "peta" buat mesin biar mereka tau konteks konten lu itu apa tanpa harus nebak-nebak.<br />
<br />
4. Bangun Otoritas (Digital Authority)<br />
ChatGPT cenderung nyebut brand yang emang udah sering diomongin di luar sana.<ul class="mycode_list"><li>Cari <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">backlink</span> dari media atau blog yang satu <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">niche</span>.<br />
</li>
<li>Aktif di forum atau komunitas. Kalau nama web lu sering disebut di Reddit atau Quora, peluang direkomendasiin AI makin gede.<br />
</li>
</ul>
5. Strategi "Layak Rujuk"<br />
Bikin konten yang jadi standar. Contoh: Panduan lengkap (<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Ultimate Guide</span>), tutorial <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">step-by-step</span>, atau data statistik terbaru. Konten begini biasanya dianggap "sumber primer" sama AI.<br />
<hr class="mycode_hr" />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Poin Pentingnya:</span> Jangan cuma ngejar <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">keyword</span>, tapi kejarlah <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">User Intent</span>. Pikirin kira-kira pertanyaan apa yang bakal diketik orang di ChatGPT, terus jawab pertanyaan itu secara langsung dan padat di paragraf awal artikel lu.<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Penasaran deh, kalau temen-temen di sini udah ada yang websitenya sering nongol di ChatGPT belum?</span> Boleh dong bagi pengalamannya atau kalau mau konsultasi tipis-tipis, sebutin aja:<ul class="mycode_list"><li><span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Niche</span>-nya apa?<br />
</li>
<li>Target marketnya siapa?<br />
</li>
<li>Udah jalan berapa lama?<br />
</li>
</ul>
Nanti kita bedah bareng-bareng strategi <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">actionable</span>-nya gimana biar makin jos!]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Fenomena Konten "Benda Marah": Kenapa Bisa FYP Terus?]]></title>
			<link>https://waper.net/thread-fenomena-konten-benda-marah-kenapa-bisa-fyp-terus</link>
			<pubDate>Thu, 19 Mar 2026 18:35:30 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://waper.net/member.php?action=profile&uid=1">admin</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://waper.net/thread-fenomena-konten-benda-marah-kenapa-bisa-fyp-terus</guid>
			<description><![CDATA[Belakangan ini, kita sering banget nemu video pendek di TikTok, Reels, atau YouTube Shorts yang isinya cuma blender, jantung, atau kerikil yang dikasih muka terus marah-marah. Isinya simpel, bahkan mungkin terkesan "nggak penting", tapi penontonnya bisa tembus jutaan. Kok bisa ya?<br />
Mengapa Konten Ini Sukses?Ada beberapa alasan kenapa formula ini jadi "ladang emas" buat kreator:<ul class="mycode_list"><li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Zero Barrier to Entry (Gampang Dicerna):</span> Penonton nggak perlu mikir keras atau baca teks panjang. Lu scroll, lihat muka benda yang marah, dengar suaranya, langsung paham.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Relatabilitas Tinggi:</span> Ide "kalau benda bisa ngomong" itu universal. Kita semua pernah kesal sama blender yang berisik atau jantung yang berdegup kencang pas ketemu gebetan.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Efek Repetisi (Loopable):</span> Karena durasinya singkat dan visualnya unik, orang cenderung menonton berulang-ulang, yang akhirnya bikin algoritma media sosial makin semangat buat nyebarin konten tersebut.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Variasi Tanpa Batas:</span> Hari ini bahas blender, besok bahas sepatu, lusa bahas batu nisan. Ide kontennya nggak bakal habis!<br />
</li>
</ul>
Kesimpulannya?Konten sukses nggak selalu harus canggih atau punya sinematografi kelas Oscar. Kadang, yang <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">gampang ditonton + gampang diulang</span> adalah kunci untuk menangkap atensi orang-orang di tengah gempuran informasi saat ini.<br /><!-- start: postbit_attachments_attachment -->
<br /><!-- start: attachment_icon -->
<img src="https://waper.net/images/attachtypes/image.png" title="JPG Image" border="0" alt=".jpg" />
<!-- end: attachment_icon -->&nbsp;&nbsp;<a href="attachment.php?aid=560" target="_blank" title="">HDuq4F5aYAAAlRP.jpg</a> (Size: 134.08 KB / Downloads: 8)
<!-- end: postbit_attachments_attachment -->]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Belakangan ini, kita sering banget nemu video pendek di TikTok, Reels, atau YouTube Shorts yang isinya cuma blender, jantung, atau kerikil yang dikasih muka terus marah-marah. Isinya simpel, bahkan mungkin terkesan "nggak penting", tapi penontonnya bisa tembus jutaan. Kok bisa ya?<br />
Mengapa Konten Ini Sukses?Ada beberapa alasan kenapa formula ini jadi "ladang emas" buat kreator:<ul class="mycode_list"><li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Zero Barrier to Entry (Gampang Dicerna):</span> Penonton nggak perlu mikir keras atau baca teks panjang. Lu scroll, lihat muka benda yang marah, dengar suaranya, langsung paham.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Relatabilitas Tinggi:</span> Ide "kalau benda bisa ngomong" itu universal. Kita semua pernah kesal sama blender yang berisik atau jantung yang berdegup kencang pas ketemu gebetan.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Efek Repetisi (Loopable):</span> Karena durasinya singkat dan visualnya unik, orang cenderung menonton berulang-ulang, yang akhirnya bikin algoritma media sosial makin semangat buat nyebarin konten tersebut.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Variasi Tanpa Batas:</span> Hari ini bahas blender, besok bahas sepatu, lusa bahas batu nisan. Ide kontennya nggak bakal habis!<br />
</li>
</ul>
Kesimpulannya?Konten sukses nggak selalu harus canggih atau punya sinematografi kelas Oscar. Kadang, yang <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">gampang ditonton + gampang diulang</span> adalah kunci untuk menangkap atensi orang-orang di tengah gempuran informasi saat ini.<br /><!-- start: postbit_attachments_attachment -->
<br /><!-- start: attachment_icon -->
<img src="https://waper.net/images/attachtypes/image.png" title="JPG Image" border="0" alt=".jpg" />
<!-- end: attachment_icon -->&nbsp;&nbsp;<a href="attachment.php?aid=560" target="_blank" title="">HDuq4F5aYAAAlRP.jpg</a> (Size: 134.08 KB / Downloads: 8)
<!-- end: postbit_attachments_attachment -->]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Fungsi Google Tag Manager]]></title>
			<link>https://waper.net/thread-fungsi-google-tag-manager</link>
			<pubDate>Sat, 28 Jun 2025 09:01:41 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://waper.net/member.php?action=profile&uid=1">admin</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://waper.net/thread-fungsi-google-tag-manager</guid>
			<description><![CDATA[Google Tag Manager (GTM) adalah sistem pengelolaan tag yang dikembangkan oleh Google. Fungsi utamanya adalah <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">mempermudah pengelolaan dan penerapan berbagai "tag" (potongan kode) di situs web atau aplikasi seluler Anda tanpa perlu mengedit kode sumber situs secara manual setiap kali ada perubahan.</span><br />
Bayangkan situs web Anda seperti sebuah rumah. Setiap kali Anda ingin menambahkan fitur baru (misalnya, kamera CCTV untuk mengawasi pengunjung, bel pintu pintar, atau alat pengukur kecepatan internet), Anda perlu memasang kabel atau perangkat baru. Di dunia web, "perangkat" ini adalah tag, seperti:<ul class="mycode_list"><li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Google Analytics:</span> Untuk melacak lalu lintas situs web, perilaku pengguna, dll.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Google Ads Conversion Tracking:</span> Untuk melacak kapan pengguna menyelesaikan tindakan penting (misalnya, pembelian, pengisian formulir) setelah mengklik iklan Anda.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Facebook Pixel:</span> Untuk melacak aktivitas pengguna di situs Anda yang datang dari Facebook, dan untuk menjalankan iklan retargeting.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Hotjar, Crazy Egg, atau alat Heatmap lainnya:</span> Untuk menganalisis bagaimana pengguna berinteraksi secara visual dengan halaman Anda.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Tag pemasaran afiliasi:</span> Untuk melacak penjualan yang berasal dari mitra afiliasi.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Tag pihak ketiga lainnya:</span> Banyak alat pemasaran dan analisis lainnya memerlukan penempatan kode di situs Anda.<br />
</li>
</ul>
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Tanpa GTM,</span> setiap kali Anda ingin menambahkan atau mengubah salah satu tag ini, Anda harus meminta developer web Anda untuk mengakses kode sumber situs, menempelkan kode, menguji, dan mempublikasikan. Proses ini bisa memakan waktu, rawan kesalahan, dan memperlambat tim pemasaran.<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Dengan GTM,</span> Anda hanya perlu memasang satu "container" GTM di situs Anda. Setelah itu, semua tag lainnya dapat dikelola melalui antarmuka GTM berbasis web yang mudah digunakan.<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Berikut adalah fungsi utama Google Tag Manager:</span><br />
<ol type="1" class="mycode_list"><li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Sentralisasi Pengelolaan Tag:</span><ul class="mycode_list"><li>Semua tag Anda dikelola di satu tempat (dashboard GTM), membuat proses penambahan, pengeditan, atau penghapusan tag menjadi jauh lebih efisien.<br />
</li>
<li>Mengurangi kebutuhan untuk meminta bantuan developer setiap kali ada perubahan kecil pada tag.<br />
</li>
</ul>
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Penerapan Tag yang Cepat dan Fleksibel:</span><ul class="mycode_list"><li>Anda dapat meluncurkan tag baru atau memperbarui yang sudah ada dalam hitungan menit, bukan jam atau hari.<br />
</li>
<li>Ini memungkinkan tim pemasaran untuk bergerak lebih cepat dalam menguji kampanye, melacak metrik baru, atau merespons perubahan kebutuhan bisnis.<br />
</li>
</ul>
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Meminimalisir Kesalahan Implementasi:</span><ul class="mycode_list"><li>GTM memiliki fitur <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">preview</span> dan <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">debug</span> bawaan (seperti Tag Assistant) yang memungkinkan Anda menguji apakah tag berjalan dengan benar sebelum mempublikasikannya ke situs live.<br />
</li>
<li>Ini sangat mengurangi risiko kesalahan coding yang bisa merusak situs atau menyebabkan data pelacakan tidak akurat.<br />
</li>
</ul>
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Kontrol Versi dan Kolaborasi:</span><ul class="mycode_list"><li>GTM menyimpan riwayat semua perubahan yang dilakukan pada container Anda, memungkinkan Anda untuk mengembalikan ke versi sebelumnya jika terjadi masalah.<br />
</li>
<li>Mendukung kolaborasi tim dengan sistem izin pengguna, sehingga Anda dapat mengontrol siapa yang memiliki akses untuk membuat perubahan.<br />
</li>
</ul>
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Meningkatkan Kecepatan Situs (Potensial):</span><ul class="mycode_list"><li>Dengan manajemen tag yang lebih terstruktur dan <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">asynchronous loading</span> dari tag melalui GTM, situs Anda berpotensi memuat lebih cepat dibandingkan jika semua tag ditanam langsung di kode sumber.<br />
</li>
</ul>
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Pelacakan Perilaku Pengguna yang Lebih Lanjut:</span><ul class="mycode_list"><li>GTM memungkinkan Anda melacak berbagai interaksi pengguna di luar tampilan halaman dasar, seperti klik tombol, pengiriman formulir, <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">scroll depth</span>, <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">video engagement</span>, unduhan file, dan banyak lagi, tanpa perlu coding tambahan di situs. Ini dilakukan dengan mengatur "triggers" dan "variables".<br />
</li>
</ul>
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Server-Side Tagging (Advanced):</span><ul class="mycode_list"><li>Fitur yang lebih baru ini memungkinkan Anda memindahkan eksekusi tag dari sisi browser pengguna ke server cloud. Ini dapat meningkatkan kinerja situs, meningkatkan privasi pengguna, dan memberikan kontrol lebih besar atas data.<br />
</li>
</ul>
</li>
</ol>
Singkatnya, Google Tag Manager adalah alat yang sangat powerful bagi digital marketer, analis web, dan tim pengembangan untuk mengelola data pelacakan dan pemasaran dengan lebih efisien, akurat, dan mandiri.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Google Tag Manager (GTM) adalah sistem pengelolaan tag yang dikembangkan oleh Google. Fungsi utamanya adalah <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">mempermudah pengelolaan dan penerapan berbagai "tag" (potongan kode) di situs web atau aplikasi seluler Anda tanpa perlu mengedit kode sumber situs secara manual setiap kali ada perubahan.</span><br />
Bayangkan situs web Anda seperti sebuah rumah. Setiap kali Anda ingin menambahkan fitur baru (misalnya, kamera CCTV untuk mengawasi pengunjung, bel pintu pintar, atau alat pengukur kecepatan internet), Anda perlu memasang kabel atau perangkat baru. Di dunia web, "perangkat" ini adalah tag, seperti:<ul class="mycode_list"><li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Google Analytics:</span> Untuk melacak lalu lintas situs web, perilaku pengguna, dll.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Google Ads Conversion Tracking:</span> Untuk melacak kapan pengguna menyelesaikan tindakan penting (misalnya, pembelian, pengisian formulir) setelah mengklik iklan Anda.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Facebook Pixel:</span> Untuk melacak aktivitas pengguna di situs Anda yang datang dari Facebook, dan untuk menjalankan iklan retargeting.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Hotjar, Crazy Egg, atau alat Heatmap lainnya:</span> Untuk menganalisis bagaimana pengguna berinteraksi secara visual dengan halaman Anda.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Tag pemasaran afiliasi:</span> Untuk melacak penjualan yang berasal dari mitra afiliasi.<br />
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Tag pihak ketiga lainnya:</span> Banyak alat pemasaran dan analisis lainnya memerlukan penempatan kode di situs Anda.<br />
</li>
</ul>
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Tanpa GTM,</span> setiap kali Anda ingin menambahkan atau mengubah salah satu tag ini, Anda harus meminta developer web Anda untuk mengakses kode sumber situs, menempelkan kode, menguji, dan mempublikasikan. Proses ini bisa memakan waktu, rawan kesalahan, dan memperlambat tim pemasaran.<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Dengan GTM,</span> Anda hanya perlu memasang satu "container" GTM di situs Anda. Setelah itu, semua tag lainnya dapat dikelola melalui antarmuka GTM berbasis web yang mudah digunakan.<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Berikut adalah fungsi utama Google Tag Manager:</span><br />
<ol type="1" class="mycode_list"><li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Sentralisasi Pengelolaan Tag:</span><ul class="mycode_list"><li>Semua tag Anda dikelola di satu tempat (dashboard GTM), membuat proses penambahan, pengeditan, atau penghapusan tag menjadi jauh lebih efisien.<br />
</li>
<li>Mengurangi kebutuhan untuk meminta bantuan developer setiap kali ada perubahan kecil pada tag.<br />
</li>
</ul>
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Penerapan Tag yang Cepat dan Fleksibel:</span><ul class="mycode_list"><li>Anda dapat meluncurkan tag baru atau memperbarui yang sudah ada dalam hitungan menit, bukan jam atau hari.<br />
</li>
<li>Ini memungkinkan tim pemasaran untuk bergerak lebih cepat dalam menguji kampanye, melacak metrik baru, atau merespons perubahan kebutuhan bisnis.<br />
</li>
</ul>
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Meminimalisir Kesalahan Implementasi:</span><ul class="mycode_list"><li>GTM memiliki fitur <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">preview</span> dan <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">debug</span> bawaan (seperti Tag Assistant) yang memungkinkan Anda menguji apakah tag berjalan dengan benar sebelum mempublikasikannya ke situs live.<br />
</li>
<li>Ini sangat mengurangi risiko kesalahan coding yang bisa merusak situs atau menyebabkan data pelacakan tidak akurat.<br />
</li>
</ul>
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Kontrol Versi dan Kolaborasi:</span><ul class="mycode_list"><li>GTM menyimpan riwayat semua perubahan yang dilakukan pada container Anda, memungkinkan Anda untuk mengembalikan ke versi sebelumnya jika terjadi masalah.<br />
</li>
<li>Mendukung kolaborasi tim dengan sistem izin pengguna, sehingga Anda dapat mengontrol siapa yang memiliki akses untuk membuat perubahan.<br />
</li>
</ul>
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Meningkatkan Kecepatan Situs (Potensial):</span><ul class="mycode_list"><li>Dengan manajemen tag yang lebih terstruktur dan <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">asynchronous loading</span> dari tag melalui GTM, situs Anda berpotensi memuat lebih cepat dibandingkan jika semua tag ditanam langsung di kode sumber.<br />
</li>
</ul>
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Pelacakan Perilaku Pengguna yang Lebih Lanjut:</span><ul class="mycode_list"><li>GTM memungkinkan Anda melacak berbagai interaksi pengguna di luar tampilan halaman dasar, seperti klik tombol, pengiriman formulir, <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">scroll depth</span>, <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">video engagement</span>, unduhan file, dan banyak lagi, tanpa perlu coding tambahan di situs. Ini dilakukan dengan mengatur "triggers" dan "variables".<br />
</li>
</ul>
</li>
<li><span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Server-Side Tagging (Advanced):</span><ul class="mycode_list"><li>Fitur yang lebih baru ini memungkinkan Anda memindahkan eksekusi tag dari sisi browser pengguna ke server cloud. Ini dapat meningkatkan kinerja situs, meningkatkan privasi pengguna, dan memberikan kontrol lebih besar atas data.<br />
</li>
</ul>
</li>
</ol>
Singkatnya, Google Tag Manager adalah alat yang sangat powerful bagi digital marketer, analis web, dan tim pengembangan untuk mengelola data pelacakan dan pemasaran dengan lebih efisien, akurat, dan mandiri.]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Tips Pemula Baru Mencoba Facebook Ads]]></title>
			<link>https://waper.net/thread-tips-pemula-baru-mencoba-facebook-ads</link>
			<pubDate>Sun, 26 Jan 2025 08:47:04 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://waper.net/member.php?action=profile&uid=2">Gunawan</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://waper.net/thread-tips-pemula-baru-mencoba-facebook-ads</guid>
			<description><![CDATA[yg mau mulai facebook ads sendiri, coba sendiri, masih takut dan mau coba dengan resiko rendah, ini tips dari saya:<br />
- budget iklan 35 ribu saja sehari, jalanin 1 produk saja, jalankan produk yg paling winning saja. gak usah di scale up<br />
- bisa pake jasa gudang kalau gak mau repot packing<br />
- 1 varian saja tidak ada variasi warna/ukuran agar resiko rendah<br />
- pake jasa ekspedisi retur gratis agar yg resiko rendah<br />
- kalau memungkinkan bales chat seharian, nyalakan iklan jam 6 pagi, matikan malam hari jam 10 malam, atau sampe kita ngantuk.<br />
- kalau tidak memungkinkan nyalakan dari siang-malem atau sore-malem<br />
- hanya nyalakan iklan ketika bisa bales chat customer<br />
  <br />
<span style="font-size: x-small;" class="mycode_size">sc x <dvz_me_placeholder id="0" /></span>]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[yg mau mulai facebook ads sendiri, coba sendiri, masih takut dan mau coba dengan resiko rendah, ini tips dari saya:<br />
- budget iklan 35 ribu saja sehari, jalanin 1 produk saja, jalankan produk yg paling winning saja. gak usah di scale up<br />
- bisa pake jasa gudang kalau gak mau repot packing<br />
- 1 varian saja tidak ada variasi warna/ukuran agar resiko rendah<br />
- pake jasa ekspedisi retur gratis agar yg resiko rendah<br />
- kalau memungkinkan bales chat seharian, nyalakan iklan jam 6 pagi, matikan malam hari jam 10 malam, atau sampe kita ngantuk.<br />
- kalau tidak memungkinkan nyalakan dari siang-malem atau sore-malem<br />
- hanya nyalakan iklan ketika bisa bales chat customer<br />
  <br />
<span style="font-size: x-small;" class="mycode_size">sc x <dvz_me_placeholder id="0" /></span>]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Anda Sering Promo Di WA Dan Dicueki? Baca Ini!]]></title>
			<link>https://waper.net/thread-anda-sering-promo-di-wa-dan-dicueki-baca-ini</link>
			<pubDate>Fri, 01 Mar 2024 10:32:26 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://waper.net/member.php?action=profile&uid=2">Gunawan</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://waper.net/thread-anda-sering-promo-di-wa-dan-dicueki-baca-ini</guid>
			<description><![CDATA[Tau kah Anda bahwa salah satu media promosi yang saat ini banyak digunakan oleh pebisnis online adalah whatsapp.<br />
Berdasarkan data, penggunanya di Indonesia pada awal tahun ini mencapai 170 juta lebih dan akan bertambah seiring waktu.<br />
Jadi tidak heran banyak pebisnis yang omzetnya naik drastis karena memanfaatkan whatsapp untuk promosi.<br />
Tapi tidak sedikit juga pebisnis di luaran sana yang jualannya segitu-gitu aja, jangan kan omzet naik untuk dapat satu penjualan aja sulitnya minta ampun. Padahal media promosi yang dipakai sama yaitu whatsapp.<br />
 <br />
Nah..setelah diselidiki ternyata salah satu sebab sulit dapat penjualan di whatsapp adalah iklan promosinya tidak menarik, sehingga iklannya dicueki oleh calon pembeli.<br />
 <br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Jadi begini, kalau promosi di WA dan ingin iklannya gak dicueki target pasar, maka pastikan Headline Iklannya sesuai dengan kategori Marketnya</span>.<br />
Headline adalah kalimat pertama dalam iklan promosi kita.<br />
Dan ada 3 kategori Market, yaitu<br />
- <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Cold Market</span>, orang-orang yang gak pernah interaksi dan belum jadi pembeli<br />
- <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Warm Market</span>, orang-orang yang pernah interaksi tapi belum jadi pembeli<br />
- <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Hot Market</span>, orang-orang yang sudah jadi pembeli<br />
<br />
Nah, kalau promosi ke dominan Cold Market.<br />
Maka bisa pakai rumus Headline ini  <img src="https://waper.net/images/smilies/exclamation.png" alt="Exclamation" title="Exclamation" class="smilie smilie_15" /><br />
<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Bagaimana (Hal yang paling diinginkan Calon Pembeli) Tanpa (Hambatan yang sedang dirasakan Calon Pembeli)</span><br />
<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Contoh :</span><br />
<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">- Bagaimana mendapatkan kulit yang lebih mulus tanpa perawatan yang mahal</span><br />
<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">- Bagaimana menghasilkan minimal 3 juta rupiah tanpa harus kekantor</span><br />
<br />
Kalau promosi ke dominan Warm Market.<br />
Maka bisa pakai rumus Headline ini  <img src="https://waper.net/images/smilies/exclamation.png" alt="Exclamation" title="Exclamation" class="smilie smilie_15" /><br />
<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Cara Saya (impian Target Pasar) yang bisa Anda tiru</span><br />
Contoh<br />
- <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Cara Saya punya penghasilan 10 juta perbulan yang bisa Anda tiru</span><br />
- <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Cara Saya tetap bersemangat yang bisa Anda tiru</span><br />
<br />
Kalau promosi ke dominan Hot Market.<br />
Maka bisa pakai rumus Headline ini  <img src="https://waper.net/images/smilies/exclamation.png" alt="Exclamation" title="Exclamation" class="smilie smilie_15" /><br />
<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">(Penawaran) hanya (batasan)</span><br />
Contoh :<br />
- <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Diskon 50% hanya hari ini saja</span><br />
- <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Potongan harga sampai 100.000 hanya untuk 5 pendaftar tercepat</span><br />
<br />
Jadi begitu ya.<br />
Tiap market, punya jenis headline sendiri-sendiri.<br />
Ini supaya iklan promosi kita tidak dicueki oleh calon pembeli di WA.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Tau kah Anda bahwa salah satu media promosi yang saat ini banyak digunakan oleh pebisnis online adalah whatsapp.<br />
Berdasarkan data, penggunanya di Indonesia pada awal tahun ini mencapai 170 juta lebih dan akan bertambah seiring waktu.<br />
Jadi tidak heran banyak pebisnis yang omzetnya naik drastis karena memanfaatkan whatsapp untuk promosi.<br />
Tapi tidak sedikit juga pebisnis di luaran sana yang jualannya segitu-gitu aja, jangan kan omzet naik untuk dapat satu penjualan aja sulitnya minta ampun. Padahal media promosi yang dipakai sama yaitu whatsapp.<br />
 <br />
Nah..setelah diselidiki ternyata salah satu sebab sulit dapat penjualan di whatsapp adalah iklan promosinya tidak menarik, sehingga iklannya dicueki oleh calon pembeli.<br />
 <br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Jadi begini, kalau promosi di WA dan ingin iklannya gak dicueki target pasar, maka pastikan Headline Iklannya sesuai dengan kategori Marketnya</span>.<br />
Headline adalah kalimat pertama dalam iklan promosi kita.<br />
Dan ada 3 kategori Market, yaitu<br />
- <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Cold Market</span>, orang-orang yang gak pernah interaksi dan belum jadi pembeli<br />
- <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Warm Market</span>, orang-orang yang pernah interaksi tapi belum jadi pembeli<br />
- <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Hot Market</span>, orang-orang yang sudah jadi pembeli<br />
<br />
Nah, kalau promosi ke dominan Cold Market.<br />
Maka bisa pakai rumus Headline ini  <img src="https://waper.net/images/smilies/exclamation.png" alt="Exclamation" title="Exclamation" class="smilie smilie_15" /><br />
<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Bagaimana (Hal yang paling diinginkan Calon Pembeli) Tanpa (Hambatan yang sedang dirasakan Calon Pembeli)</span><br />
<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Contoh :</span><br />
<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">- Bagaimana mendapatkan kulit yang lebih mulus tanpa perawatan yang mahal</span><br />
<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">- Bagaimana menghasilkan minimal 3 juta rupiah tanpa harus kekantor</span><br />
<br />
Kalau promosi ke dominan Warm Market.<br />
Maka bisa pakai rumus Headline ini  <img src="https://waper.net/images/smilies/exclamation.png" alt="Exclamation" title="Exclamation" class="smilie smilie_15" /><br />
<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Cara Saya (impian Target Pasar) yang bisa Anda tiru</span><br />
Contoh<br />
- <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Cara Saya punya penghasilan 10 juta perbulan yang bisa Anda tiru</span><br />
- <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Cara Saya tetap bersemangat yang bisa Anda tiru</span><br />
<br />
Kalau promosi ke dominan Hot Market.<br />
Maka bisa pakai rumus Headline ini  <img src="https://waper.net/images/smilies/exclamation.png" alt="Exclamation" title="Exclamation" class="smilie smilie_15" /><br />
<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">(Penawaran) hanya (batasan)</span><br />
Contoh :<br />
- <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Diskon 50% hanya hari ini saja</span><br />
- <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Potongan harga sampai 100.000 hanya untuk 5 pendaftar tercepat</span><br />
<br />
Jadi begitu ya.<br />
Tiap market, punya jenis headline sendiri-sendiri.<br />
Ini supaya iklan promosi kita tidak dicueki oleh calon pembeli di WA.]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Permainan Angka dalam Copywriting]]></title>
			<link>https://waper.net/thread-permainan-angka-dalam-copywriting</link>
			<pubDate>Thu, 23 Nov 2023 10:45:21 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://waper.net/member.php?action=profile&uid=1">admin</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://waper.net/thread-permainan-angka-dalam-copywriting</guid>
			<description><![CDATA[Ternyata masih banyak orang yang mengabaikan angka dalam menulis copywriting. Padahal permainan angka dalam copywriting itu cukup ampuh loh...<br />
Karena orang hanya melihat sekilas, maka pastikan Kamu menggunakan simbol dan angka dalam copywritingmu.<br />
Sekarang coba bandingkan...<br />
<blockquote class="mycode_quote"><cite>Quote:</cite>"limabelas persen" dengan "15%" lebih menarik mana?</blockquote>
Nggak cuma sampai situ saja, menariknya angka tersebut bisa Kamu mainin lagi loh...<br />
Misalnya, ketika Kamu jualan susu rendah lemak...<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">75% rendah lemak dengan 25% mengandung lemak</span><br />
<br />
Kira kira lebih bagus yang mana? Pasti yang 75% karena terlihat banyak kan? Padahal sebenarnya sama aja  <img src="https://waper.net/images/smilies/biggrin.png" alt="Big Grin" title="Big Grin" class="smilie smilie_4" /><br />
<br />
Contoh lain, ketika menulis harga...<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">197.000 dengan 200.000</span><br />
Mana yang keliatan lebih murah?<br />
Apakah beda 3rb perak saja kesannya udah beda jauh?<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Hemat 15% dengan hemat 25.000</span><br />
Lebih menarik yang mana?<br />
Sampai sini udah paham kan?<br />
Jadi, sedikit perbedaan saja bisa bikin kesannya bedanya jauh banget. Itulah uniknya copywriting, ada hal-hal yang mungkin nggak sempat kita pikirin yang sebenarnya powerfull.  <img src="https://waper.net/images/smilies/yahoo/41.gif" alt="41" title="41" class="smilie smilie_27" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Ternyata masih banyak orang yang mengabaikan angka dalam menulis copywriting. Padahal permainan angka dalam copywriting itu cukup ampuh loh...<br />
Karena orang hanya melihat sekilas, maka pastikan Kamu menggunakan simbol dan angka dalam copywritingmu.<br />
Sekarang coba bandingkan...<br />
<blockquote class="mycode_quote"><cite>Quote:</cite>"limabelas persen" dengan "15%" lebih menarik mana?</blockquote>
Nggak cuma sampai situ saja, menariknya angka tersebut bisa Kamu mainin lagi loh...<br />
Misalnya, ketika Kamu jualan susu rendah lemak...<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">75% rendah lemak dengan 25% mengandung lemak</span><br />
<br />
Kira kira lebih bagus yang mana? Pasti yang 75% karena terlihat banyak kan? Padahal sebenarnya sama aja  <img src="https://waper.net/images/smilies/biggrin.png" alt="Big Grin" title="Big Grin" class="smilie smilie_4" /><br />
<br />
Contoh lain, ketika menulis harga...<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">197.000 dengan 200.000</span><br />
Mana yang keliatan lebih murah?<br />
Apakah beda 3rb perak saja kesannya udah beda jauh?<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Hemat 15% dengan hemat 25.000</span><br />
Lebih menarik yang mana?<br />
Sampai sini udah paham kan?<br />
Jadi, sedikit perbedaan saja bisa bikin kesannya bedanya jauh banget. Itulah uniknya copywriting, ada hal-hal yang mungkin nggak sempat kita pikirin yang sebenarnya powerfull.  <img src="https://waper.net/images/smilies/yahoo/41.gif" alt="41" title="41" class="smilie smilie_27" />]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Tips Agar Landing Page Lebih Efektif]]></title>
			<link>https://waper.net/thread-tips-agar-landing-page-lebih-efektif</link>
			<pubDate>Fri, 13 Oct 2023 08:58:11 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://waper.net/member.php?action=profile&uid=1">admin</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://waper.net/thread-tips-agar-landing-page-lebih-efektif</guid>
			<description><![CDATA[Membuat landing page adalah langkah awal yang positif untuk bergelut di dunia digital marketing. Tapi, Anda juga perlu memastikan bahwa landing page tersebut bekerja secara efektif.<br />
Artinya, sebuah landing page harus didesain secara optimal untuk mendorong pengunjung melakukan pembelian, dalam hal ini ada konversi dari leads menjadi buyer.<br />
Berikut beberapa tips supaya landing page Anda jadi lebih efektif:<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">1. Buat Penawaran Menarik</span><br />
Anda perlu menyadari bahwa Anda memiliki kompetitor yang tentunya juga memiliki landing page. Jadi, pastikan Anda memiliki penawaran yang lebih menarik daripada kompetitor Anda di mata calon pelanggan.<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">2. Perhatikan Load Time</span><br />
Page load time adalah lamanya waktu untuk memuat seluruh konten/element landing page. Semakin lambat tentu akan berdampak buruk bagi bisnis Anda. Karena pengunjung nggak mau buang-buang waktu dan ingin segalanya serba cepat.<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">3. Buat Jalur Konversi yang Jelas</span><br />
Landing page boleh panjang, tapi pastikan jalur konversi Anda jelas. Karena intinya pelanggang harus dimudahkan dalam pengambilan keputusan untuk membeli.<br />
Contohnya seperti ini:<br />
- Buat CTA yang mencolok<br />
- Gunakan petunjuk yang jelas menuju CTA<br />
- Tambahkan Anchor Text (yang ketika di klik langsung menuju ke CTA)<br />
- Desain CTA tegas (misal frame, outline, dll)<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">4. Gunakan Kalimat Persuasif</span><br />
Anda bisa menerapkan strategi marketing dengan menggunakan kalimat persuasif atau bahkan menakut-nakuti. Buat pelanggan Anda takut kelihangan tawaran diskon atau promo menarik yang terbatas waktu, dll.<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">5. Gunakan Video</span><br />
Popularitas tiktok dan youtube telah membawa perubahan terhadap gaya konsumsi user termasuk cara belanjanya. Intinya, gunakan video yang efektif yang tidak mengalihkan pengunjuk terhadap tujuan utama landing page Anda yaitu Call To Action<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">6. Ciptakan Pengalamn yang Memuaskan</span><br />
Pastikan pengunjung tidak terkejut dengan landing page Anda. Artinya, penawaran Anda harus sama seperti yang tertera di iklan. Hindari click-bait palsu dan hal serupa.<br />
 <br />
Itulah beberapa tips yang bisa Anda coba untuk membuat landing page yang lebih efektif. Tentunya hal ini juga perlu diimbangi dengan desain landing page yang sesuai dengan brand produk/layanan Anda.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Membuat landing page adalah langkah awal yang positif untuk bergelut di dunia digital marketing. Tapi, Anda juga perlu memastikan bahwa landing page tersebut bekerja secara efektif.<br />
Artinya, sebuah landing page harus didesain secara optimal untuk mendorong pengunjung melakukan pembelian, dalam hal ini ada konversi dari leads menjadi buyer.<br />
Berikut beberapa tips supaya landing page Anda jadi lebih efektif:<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">1. Buat Penawaran Menarik</span><br />
Anda perlu menyadari bahwa Anda memiliki kompetitor yang tentunya juga memiliki landing page. Jadi, pastikan Anda memiliki penawaran yang lebih menarik daripada kompetitor Anda di mata calon pelanggan.<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">2. Perhatikan Load Time</span><br />
Page load time adalah lamanya waktu untuk memuat seluruh konten/element landing page. Semakin lambat tentu akan berdampak buruk bagi bisnis Anda. Karena pengunjung nggak mau buang-buang waktu dan ingin segalanya serba cepat.<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">3. Buat Jalur Konversi yang Jelas</span><br />
Landing page boleh panjang, tapi pastikan jalur konversi Anda jelas. Karena intinya pelanggang harus dimudahkan dalam pengambilan keputusan untuk membeli.<br />
Contohnya seperti ini:<br />
- Buat CTA yang mencolok<br />
- Gunakan petunjuk yang jelas menuju CTA<br />
- Tambahkan Anchor Text (yang ketika di klik langsung menuju ke CTA)<br />
- Desain CTA tegas (misal frame, outline, dll)<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">4. Gunakan Kalimat Persuasif</span><br />
Anda bisa menerapkan strategi marketing dengan menggunakan kalimat persuasif atau bahkan menakut-nakuti. Buat pelanggan Anda takut kelihangan tawaran diskon atau promo menarik yang terbatas waktu, dll.<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">5. Gunakan Video</span><br />
Popularitas tiktok dan youtube telah membawa perubahan terhadap gaya konsumsi user termasuk cara belanjanya. Intinya, gunakan video yang efektif yang tidak mengalihkan pengunjuk terhadap tujuan utama landing page Anda yaitu Call To Action<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">6. Ciptakan Pengalamn yang Memuaskan</span><br />
Pastikan pengunjung tidak terkejut dengan landing page Anda. Artinya, penawaran Anda harus sama seperti yang tertera di iklan. Hindari click-bait palsu dan hal serupa.<br />
 <br />
Itulah beberapa tips yang bisa Anda coba untuk membuat landing page yang lebih efektif. Tentunya hal ini juga perlu diimbangi dengan desain landing page yang sesuai dengan brand produk/layanan Anda.]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Cara gampang membuat artikel menggunakan ChatGpt]]></title>
			<link>https://waper.net/thread-cara-gampang-membuat-artikel-menggunakan-chatgpt</link>
			<pubDate>Wed, 09 Aug 2023 13:32:59 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://waper.net/member.php?action=profile&uid=2">Gunawan</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://waper.net/thread-cara-gampang-membuat-artikel-menggunakan-chatgpt</guid>
			<description><![CDATA[Prompt yang saya gunakan untuk membuat artikel SEO cukup mudah dengan cara memasukkan "<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">people also ask</span>'<br />
<br />
Bisa dicopy paste nih :<br />
"Buatkan saya artikel minimal 1000 kata dengan keyword (isikan keyword) dengan bahasa yang mudah, lugas dan gampang dipahami.  Artikel ini ditujukan kepada pembaca yang berusia (opsional target umur). Artikel ini juga bisa menjawab pertanyaan dibawah ini (masukkan People Also Ask) Sertakan pula meta description, meta title sesuai kaidah SEO. "<br />
<br />
Sebagai contoh jika kita ingin mengincar mengincar keyword "cara mendapatkan uang di internet" maka jangan lupa memasukkan keyword people also ask  seperti gambar pada lampiran di bawah.<br />
Untuk menambah kaya artikel silakan kalian instal extensi <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">keyword suffer</span>. Keyword suffer ini akan memberikan suggesti keyword yang cocok dengan artikel yang pilar yang telah di post. <br />
Keyword suffer juga bisa menjadi keyword artikel baru sebagai penunjang artikel pilar 1000-2000 kata yang telah kalian post terlebih dahulu. Semoga bermanfaat  <img src="https://waper.net/images/smilies/yahoo/5.gif" alt="5" title="5" class="smilie smilie_25" /><br />
<br />
<span style="font-size: x-small;" class="mycode_size">Dari postingan Marlin Edensor</span><br /><!-- start: postbit_attachments_attachment -->
<br /><!-- start: attachment_icon -->
<img src="https://waper.net/images/attachtypes/image.png" title="JPG Image" border="0" alt=".jpg" />
<!-- end: attachment_icon -->&nbsp;&nbsp;<a href="attachment.php?aid=235" target="_blank" title="">366310324_6854842221201507_7056563890694935273_n.jpg</a> (Size: 35.4 KB / Downloads: 39)
<!-- end: postbit_attachments_attachment --><br /><!-- start: postbit_attachments_attachment -->
<br /><!-- start: attachment_icon -->
<img src="https://waper.net/images/attachtypes/image.png" title="JPG Image" border="0" alt=".jpg" />
<!-- end: attachment_icon -->&nbsp;&nbsp;<a href="attachment.php?aid=236" target="_blank" title="">365772356_6854842291201500_766195831840409027_n.jpg</a> (Size: 64.73 KB / Downloads: 28)
<!-- end: postbit_attachments_attachment -->]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Prompt yang saya gunakan untuk membuat artikel SEO cukup mudah dengan cara memasukkan "<span style="font-style: italic;" class="mycode_i">people also ask</span>'<br />
<br />
Bisa dicopy paste nih :<br />
"Buatkan saya artikel minimal 1000 kata dengan keyword (isikan keyword) dengan bahasa yang mudah, lugas dan gampang dipahami.  Artikel ini ditujukan kepada pembaca yang berusia (opsional target umur). Artikel ini juga bisa menjawab pertanyaan dibawah ini (masukkan People Also Ask) Sertakan pula meta description, meta title sesuai kaidah SEO. "<br />
<br />
Sebagai contoh jika kita ingin mengincar mengincar keyword "cara mendapatkan uang di internet" maka jangan lupa memasukkan keyword people also ask  seperti gambar pada lampiran di bawah.<br />
Untuk menambah kaya artikel silakan kalian instal extensi <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">keyword suffer</span>. Keyword suffer ini akan memberikan suggesti keyword yang cocok dengan artikel yang pilar yang telah di post. <br />
Keyword suffer juga bisa menjadi keyword artikel baru sebagai penunjang artikel pilar 1000-2000 kata yang telah kalian post terlebih dahulu. Semoga bermanfaat  <img src="https://waper.net/images/smilies/yahoo/5.gif" alt="5" title="5" class="smilie smilie_25" /><br />
<br />
<span style="font-size: x-small;" class="mycode_size">Dari postingan Marlin Edensor</span><br /><!-- start: postbit_attachments_attachment -->
<br /><!-- start: attachment_icon -->
<img src="https://waper.net/images/attachtypes/image.png" title="JPG Image" border="0" alt=".jpg" />
<!-- end: attachment_icon -->&nbsp;&nbsp;<a href="attachment.php?aid=235" target="_blank" title="">366310324_6854842221201507_7056563890694935273_n.jpg</a> (Size: 35.4 KB / Downloads: 39)
<!-- end: postbit_attachments_attachment --><br /><!-- start: postbit_attachments_attachment -->
<br /><!-- start: attachment_icon -->
<img src="https://waper.net/images/attachtypes/image.png" title="JPG Image" border="0" alt=".jpg" />
<!-- end: attachment_icon -->&nbsp;&nbsp;<a href="attachment.php?aid=236" target="_blank" title="">365772356_6854842291201500_766195831840409027_n.jpg</a> (Size: 64.73 KB / Downloads: 28)
<!-- end: postbit_attachments_attachment -->]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Bagaimana Metode Poll Youtube ini Bisa menjangkau jutaaan?]]></title>
			<link>https://waper.net/thread-bagaimana-metode-poll-youtube-ini-bisa-menjangkau-jutaaan</link>
			<pubDate>Fri, 21 Apr 2023 09:08:19 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://waper.net/member.php?action=profile&uid=2">Gunawan</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://waper.net/thread-bagaimana-metode-poll-youtube-ini-bisa-menjangkau-jutaaan</guid>
			<description><![CDATA[Halo guys mari berdiskusi <br />
Seringkali kita lihat bukan poll youtube masuk home youtube kita bukan? <br />
Fitur <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">youtube komunitas</span> ini sangat berguna salah satu nya <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">poll atau votes di youtube bisa mendatangkan banyak traffik dan subscribers baru</span>.<br />
Kok bisa ya? padahal saya lihat channel yang posting votes ini subscribers nya tidak sampai sejuta tapi di votes oleh 5 juta orang lebih dan terus berjalan. Apa tidak banjir jangkauan? <br />
Nah mari berdiskusi, yang jadi pertanyaan nya bagaimana dalam hal ini votes yt dia bisa masuk kalau dalam istilah keren "fyp" youtube kita padahal kita tidak subs channel dia, dan ini bisa menjangkau jutaan non subscribers dia? untuk pict pembuktian nya saya lampirkan dibawah.<br />
Yuk saling sharing  <img src="https://waper.net/images/smilies/biggrin.png" alt="Big Grin" title="Big Grin" class="smilie smilie_4" /><br /><!-- start: postbit_attachments_attachment -->
<br /><!-- start: attachment_icon -->
<img src="https://waper.net/images/attachtypes/image.png" title="JPG Image" border="0" alt=".jpg" />
<!-- end: attachment_icon -->&nbsp;&nbsp;<a href="attachment.php?aid=199" target="_blank" title="">poll-youtube-million-votes.jpg</a> (Size: 59.46 KB / Downloads: 42)
<!-- end: postbit_attachments_attachment -->]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Halo guys mari berdiskusi <br />
Seringkali kita lihat bukan poll youtube masuk home youtube kita bukan? <br />
Fitur <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">youtube komunitas</span> ini sangat berguna salah satu nya <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">poll atau votes di youtube bisa mendatangkan banyak traffik dan subscribers baru</span>.<br />
Kok bisa ya? padahal saya lihat channel yang posting votes ini subscribers nya tidak sampai sejuta tapi di votes oleh 5 juta orang lebih dan terus berjalan. Apa tidak banjir jangkauan? <br />
Nah mari berdiskusi, yang jadi pertanyaan nya bagaimana dalam hal ini votes yt dia bisa masuk kalau dalam istilah keren "fyp" youtube kita padahal kita tidak subs channel dia, dan ini bisa menjangkau jutaan non subscribers dia? untuk pict pembuktian nya saya lampirkan dibawah.<br />
Yuk saling sharing  <img src="https://waper.net/images/smilies/biggrin.png" alt="Big Grin" title="Big Grin" class="smilie smilie_4" /><br /><!-- start: postbit_attachments_attachment -->
<br /><!-- start: attachment_icon -->
<img src="https://waper.net/images/attachtypes/image.png" title="JPG Image" border="0" alt=".jpg" />
<!-- end: attachment_icon -->&nbsp;&nbsp;<a href="attachment.php?aid=199" target="_blank" title="">poll-youtube-million-votes.jpg</a> (Size: 59.46 KB / Downloads: 42)
<!-- end: postbit_attachments_attachment -->]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Trik Mempercepat Proses Review Approval Adsense]]></title>
			<link>https://waper.net/thread-trik-mempercepat-proses-review-approval-adsense</link>
			<pubDate>Wed, 29 Mar 2023 13:06:54 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://waper.net/member.php?action=profile&uid=2">Gunawan</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://waper.net/thread-trik-mempercepat-proses-review-approval-adsense</guid>
			<description><![CDATA[Berikut saya akan sharing <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">trik yang ampuh Untuk mempercepat proses review approval Adsense</span> pastikan hal-hal dibawah ini sesuai:<br />
1. Gunakan Domain yang sudah Kadaluarsa/Expired<br />
Domain; Bisa cari di expireddomains.net, Filter dengan TLD domain (.com, .net atau .org) lebih disukai, ada Backlink dan semakin banyak semakin baik, Spam skor serendah mungkin, nama domainnya pendek.<br />
2. Gunakan Template yang ringan<br />
Clean/tidak banyak fitur atau navigasi yang tidak penting bisa menggunakan template news magazine itu juga bisa.<br />
3. Jangan lupa buatkan halaman/Page<br />
Halaman penting seperti Tentang kami (About us), Kebijakan Privasi (Privacy Policy) dan Kontak Kami (Contact Us, bisa gunakan plugin Contact form 7 di WP)<br />
4. Tema bahasan yang tingkat approvalnya tinggi:<br />
- Resep<br />
- Perawatan Kulit/Kesehatan sehari2<br />
- Pemasaran Digital<br />
- Hewan Peliharaan<br />
- Hewan Eksotis<br />
- Hidup di alam liar<br />
- Olahraga dan Binaraga<br />
- Tips Trik di rumah (Perbaikan, Cara membuat dll)<br />
5. Jumlah Artikel yang terindex <br />
Jumlah yang terindex di google setidaknya 20 Post dengan masing-masing post min 700 kata dengan gambar (bila dari website lain sertakan sumbernya)<br />
6. Tunggu terindex dahulu di Google, baru ajukan adsense.<br />
<br />
Yuk dicoba...<br />
Semoga bermanfaat  <img src="https://waper.net/images/smilies/yahoo/113.gif" alt="113" title="113" class="smilie smilie_73" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Berikut saya akan sharing <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">trik yang ampuh Untuk mempercepat proses review approval Adsense</span> pastikan hal-hal dibawah ini sesuai:<br />
1. Gunakan Domain yang sudah Kadaluarsa/Expired<br />
Domain; Bisa cari di expireddomains.net, Filter dengan TLD domain (.com, .net atau .org) lebih disukai, ada Backlink dan semakin banyak semakin baik, Spam skor serendah mungkin, nama domainnya pendek.<br />
2. Gunakan Template yang ringan<br />
Clean/tidak banyak fitur atau navigasi yang tidak penting bisa menggunakan template news magazine itu juga bisa.<br />
3. Jangan lupa buatkan halaman/Page<br />
Halaman penting seperti Tentang kami (About us), Kebijakan Privasi (Privacy Policy) dan Kontak Kami (Contact Us, bisa gunakan plugin Contact form 7 di WP)<br />
4. Tema bahasan yang tingkat approvalnya tinggi:<br />
- Resep<br />
- Perawatan Kulit/Kesehatan sehari2<br />
- Pemasaran Digital<br />
- Hewan Peliharaan<br />
- Hewan Eksotis<br />
- Hidup di alam liar<br />
- Olahraga dan Binaraga<br />
- Tips Trik di rumah (Perbaikan, Cara membuat dll)<br />
5. Jumlah Artikel yang terindex <br />
Jumlah yang terindex di google setidaknya 20 Post dengan masing-masing post min 700 kata dengan gambar (bila dari website lain sertakan sumbernya)<br />
6. Tunggu terindex dahulu di Google, baru ajukan adsense.<br />
<br />
Yuk dicoba...<br />
Semoga bermanfaat  <img src="https://waper.net/images/smilies/yahoo/113.gif" alt="113" title="113" class="smilie smilie_73" />]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Rekomendasi Tips Untuk Konten Youtube]]></title>
			<link>https://waper.net/thread-rekomendasi-tips-untuk-konten-youtube</link>
			<pubDate>Wed, 01 Mar 2023 19:09:24 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://waper.net/member.php?action=profile&uid=2">Gunawan</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://waper.net/thread-rekomendasi-tips-untuk-konten-youtube</guid>
			<description><![CDATA[Bagi konten kreator hal ini bisa dicoba supaya bisa maksimal.  <img src="https://waper.net/images/smilies/lightbulb.png" alt="Idea" title="Idea" class="smilie smilie_18" /><br />
1. Judul menarik untuk di Klik<br />
2. Thumbnail Jelas dan Unik<br />
3. Isi video Singkat, Padat, Jelas<br />
4. Kualitas Video Baik<br />
5. Isi Deskripsi dan Tag<br />
6. Buat Penonton Nyaman<br />
7. Balas Komentar Video<br />
8. Upload di Jam Santai<br />
9. Upload Video Tiap Hari<br />
Selamat Mencoba ??]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Bagi konten kreator hal ini bisa dicoba supaya bisa maksimal.  <img src="https://waper.net/images/smilies/lightbulb.png" alt="Idea" title="Idea" class="smilie smilie_18" /><br />
1. Judul menarik untuk di Klik<br />
2. Thumbnail Jelas dan Unik<br />
3. Isi video Singkat, Padat, Jelas<br />
4. Kualitas Video Baik<br />
5. Isi Deskripsi dan Tag<br />
6. Buat Penonton Nyaman<br />
7. Balas Komentar Video<br />
8. Upload di Jam Santai<br />
9. Upload Video Tiap Hari<br />
Selamat Mencoba ??]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[Pola Copywriting Agar Mudah Closing]]></title>
			<link>https://waper.net/thread-pola-copywriting-agar-mudah-closing</link>
			<pubDate>Thu, 09 Feb 2023 09:52:54 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://waper.net/member.php?action=profile&uid=1">admin</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://waper.net/thread-pola-copywriting-agar-mudah-closing</guid>
			<description><![CDATA[Bagi para pebisnis online, salah satu skill yang harus dimiliki adalah skill menulis copywriting. Dengan mempelajari ilmu copywriting, penawaran yang disebarkan ke target market akan berujung pada closing. Pola copywriting yang sudah terbukti dapat dipelajari oleh siapa pun, termasuk Anda. Dengan memahami <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">pola copywriting yang menghasilkan closing</span>, Anda pun bisa mencapai closing.<br />
<br />
Anda mungkin belum tahu tentang pola copywriting, tapi jangan khawatir! Sebentar lagi saya akan beri tahu Anda salah satu polanya yang bisa Anda gunakan. Pola ini disebut <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Pain - Agitate - Solution</span>. Ini pasti akan membantu Anda meningkatkan keterampilan copywriting Anda. Jadi, silakan simak penjelasan nya berikut. <br />
<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Pain</span> = Menyadarkan mereka terkait masalah yang sebenarnya mereka hadapi<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Agitate</span> = Menginformasikan Dampak dari Problem tersebut<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Solution</span> = Berikan Solusi terhadap masalah mereka, yaitu produk Anda<br />
<br />
Contoh Penerapan : Produk yang akan dipromosikan adalah Madu XXX untuk Menurunkan Kolestrol dan Asam Urat.<br />
<br />
Pain:<br />
<blockquote class="mycode_quote"><cite>Quote:</cite>Tahukah Anda 28% Penduduk Indonesia tidak sadar Mengidap Penyakit Kolestrol Tingggi?</blockquote>
<br />
<br />
Agitate :<br />
<blockquote class="mycode_quote"><cite>Quote:</cite>Dan lebih dari 4,7 Juta kasus Kematian di seluruh dunia berasal dari Kolesterol tinggi yang berakibat Serangan Jantung..</blockquote>
<br />
<br />
Solution :<br />
<br />
<blockquote class="mycode_quote"><cite>Quote:</cite>Itu sebabnya, Pastikan Anda terus menjaga kadar kolesterol Anda tetap aman dengan mengkonsumsi Madu XXXX...<br />
<br />
Terutama untuk Anda yang memiliki riwayat keluarga yang memiliki kolesterol dan asam urat tinggi..<br />
<br />
Karena Resiko terkena penyakit ini Jauh Lebih Tinggi<br />
<br />
Harga promo di bulan ini hanya Rp 125.000 / Botol<br />
<br />
Anda bisa WA Sekarang Juga ke wa.me/628xxxxxxx<br />
<br />
Benarlah kata pepatah, Lebih baik Mencegah daripada Mengobati, Sebelum Semuanya Terlambat</blockquote>
<br />
<br />
Sekarang mulai kebayang kan? Semoga bermanfaat?]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Bagi para pebisnis online, salah satu skill yang harus dimiliki adalah skill menulis copywriting. Dengan mempelajari ilmu copywriting, penawaran yang disebarkan ke target market akan berujung pada closing. Pola copywriting yang sudah terbukti dapat dipelajari oleh siapa pun, termasuk Anda. Dengan memahami <span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">pola copywriting yang menghasilkan closing</span>, Anda pun bisa mencapai closing.<br />
<br />
Anda mungkin belum tahu tentang pola copywriting, tapi jangan khawatir! Sebentar lagi saya akan beri tahu Anda salah satu polanya yang bisa Anda gunakan. Pola ini disebut <span style="font-style: italic;" class="mycode_i">Pain - Agitate - Solution</span>. Ini pasti akan membantu Anda meningkatkan keterampilan copywriting Anda. Jadi, silakan simak penjelasan nya berikut. <br />
<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Pain</span> = Menyadarkan mereka terkait masalah yang sebenarnya mereka hadapi<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Agitate</span> = Menginformasikan Dampak dari Problem tersebut<br />
<br />
<span style="font-weight: bold;" class="mycode_b">Solution</span> = Berikan Solusi terhadap masalah mereka, yaitu produk Anda<br />
<br />
Contoh Penerapan : Produk yang akan dipromosikan adalah Madu XXX untuk Menurunkan Kolestrol dan Asam Urat.<br />
<br />
Pain:<br />
<blockquote class="mycode_quote"><cite>Quote:</cite>Tahukah Anda 28% Penduduk Indonesia tidak sadar Mengidap Penyakit Kolestrol Tingggi?</blockquote>
<br />
<br />
Agitate :<br />
<blockquote class="mycode_quote"><cite>Quote:</cite>Dan lebih dari 4,7 Juta kasus Kematian di seluruh dunia berasal dari Kolesterol tinggi yang berakibat Serangan Jantung..</blockquote>
<br />
<br />
Solution :<br />
<br />
<blockquote class="mycode_quote"><cite>Quote:</cite>Itu sebabnya, Pastikan Anda terus menjaga kadar kolesterol Anda tetap aman dengan mengkonsumsi Madu XXXX...<br />
<br />
Terutama untuk Anda yang memiliki riwayat keluarga yang memiliki kolesterol dan asam urat tinggi..<br />
<br />
Karena Resiko terkena penyakit ini Jauh Lebih Tinggi<br />
<br />
Harga promo di bulan ini hanya Rp 125.000 / Botol<br />
<br />
Anda bisa WA Sekarang Juga ke wa.me/628xxxxxxx<br />
<br />
Benarlah kata pepatah, Lebih baik Mencegah daripada Mengobati, Sebelum Semuanya Terlambat</blockquote>
<br />
<br />
Sekarang mulai kebayang kan? Semoga bermanfaat?]]></content:encoded>
		</item>
		<item>
			<title><![CDATA[CPC Iklan Google Ada Termurah hanya 50 perak]]></title>
			<link>https://waper.net/thread-cpc-iklan-google-ada-termurah-hanya-50-perak</link>
			<pubDate>Tue, 17 Jan 2023 06:21:12 +0000</pubDate>
			<dc:creator><![CDATA[<a href="https://waper.net/member.php?action=profile&uid=1">admin</a>]]></dc:creator>
			<guid isPermaLink="false">https://waper.net/thread-cpc-iklan-google-ada-termurah-hanya-50-perak</guid>
			<description><![CDATA[Mau cuan dari gads bisa coba pakai material iklan seperti dibawah ini, cpc hanya sekitar 50 perak bayangkan scaling margin nya bisa dapat berapa persen. Harus pintar aja ngaturnya. Saya kasih bocoran iklan sepeti apa lihat gambar berikut<br />
<!-- start: postbit_attachments_attachment -->
<br /><!-- start: attachment_icon -->
<img src="https://waper.net/images/attachtypes/image.png" title="JPG Image" border="0" alt=".jpg" />
<!-- end: attachment_icon -->&nbsp;&nbsp;<a href="attachment.php?aid=53" target="_blank" title="">IMG_20230117_131946.jpg</a> (Size: 59.62 KB / Downloads: 42)
<!-- end: postbit_attachments_attachment --><br />
Done semoga bermanfaat]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[Mau cuan dari gads bisa coba pakai material iklan seperti dibawah ini, cpc hanya sekitar 50 perak bayangkan scaling margin nya bisa dapat berapa persen. Harus pintar aja ngaturnya. Saya kasih bocoran iklan sepeti apa lihat gambar berikut<br />
<!-- start: postbit_attachments_attachment -->
<br /><!-- start: attachment_icon -->
<img src="https://waper.net/images/attachtypes/image.png" title="JPG Image" border="0" alt=".jpg" />
<!-- end: attachment_icon -->&nbsp;&nbsp;<a href="attachment.php?aid=53" target="_blank" title="">IMG_20230117_131946.jpg</a> (Size: 59.62 KB / Downloads: 42)
<!-- end: postbit_attachments_attachment --><br />
Done semoga bermanfaat]]></content:encoded>
		</item>
	</channel>
</rss>