Yesterday, 06:35 PM
(This post was last modified: Yesterday, 06:39 PM by admin. Edited 1 time in total.)
0
Catat: Strategi trading menangkap pisau jatuh yang diharapkan rebound. Semoga bikin cuan ✍️
Ini adalah strategi mean-reversion / reversal yang populer di kalangan trader saham Indonesia. Strategi ini membeli saham saat harga sudah jatuh terlalu dalam (oversold), lalu diharapkan mengalami rebound naik. Menggunakan teknik Stochastic Golden Cross (GC).
Cocok untuk Day Trading atau Swing Trading. Tidak cocok untuk Scalping murni.
Time Frame yang Disarankan:
• Day trading = 15 menit
• Swing trading = Daily
Indikator yang Dipakai:
1. ATR (14) > 2%
Filter volatilitas. ATR diukur dalam persen harga. ATR >2% artinya saham rata-rata bergerak minimal 2% per hari. Tujuannya hanya ambil saham yang "hidup" dan punya ruang gerak cukup besar untuk profit cepat.
2. Stoch (14,3,3) %K < 20 dan Stoch (8,3,3) %K < 20
Oversold klasik. %K di bawah 20 menandakan pasar sudah terlalu pesimis. Potensi reversal naik cukup tinggi.
3. Stoch (14,3,3) %K crossup %D dan Stoch (8,3,3) %K crossup %D
Biasanya menandakan momentum mulai berubah arah. Saat %K mulai naik mendekati atau melewati %D, itu sinyal entry (Golden Cross Stochastic).
Inti Strategi Trading Reversal Ini:
Cari saham yang sangat oversold (kedua Stochastic <20) + volatilitas tinggi (ATR >2%) + garis Stochastic mulai melakukan golden cross. Trader saham biasanya entry buy saat %K mulai cross di atas %D (Golden Cross) di area oversold.
Setting stock screener di TradingView lihat gambar di bawah ini ?
Tips Tambahan:
Strategi ini bagus untuk menangkap peluang reversal di pasar saham IHSG. Selalu gunakan manajemen risiko yang baik, pasang Stop Loss, dan test dulu di akun demo sebelum trading real.
Bagaimana menurut kamu? Pernah coba strategi stochastic golden cross untuk trading saham? Share pengalaman di kolom komentar ya!
Ini adalah strategi mean-reversion / reversal yang populer di kalangan trader saham Indonesia. Strategi ini membeli saham saat harga sudah jatuh terlalu dalam (oversold), lalu diharapkan mengalami rebound naik. Menggunakan teknik Stochastic Golden Cross (GC).
Cocok untuk Day Trading atau Swing Trading. Tidak cocok untuk Scalping murni.
Time Frame yang Disarankan:
• Day trading = 15 menit
• Swing trading = Daily
Indikator yang Dipakai:
1. ATR (14) > 2%
Filter volatilitas. ATR diukur dalam persen harga. ATR >2% artinya saham rata-rata bergerak minimal 2% per hari. Tujuannya hanya ambil saham yang "hidup" dan punya ruang gerak cukup besar untuk profit cepat.
2. Stoch (14,3,3) %K < 20 dan Stoch (8,3,3) %K < 20
Oversold klasik. %K di bawah 20 menandakan pasar sudah terlalu pesimis. Potensi reversal naik cukup tinggi.
3. Stoch (14,3,3) %K crossup %D dan Stoch (8,3,3) %K crossup %D
Biasanya menandakan momentum mulai berubah arah. Saat %K mulai naik mendekati atau melewati %D, itu sinyal entry (Golden Cross Stochastic).
Inti Strategi Trading Reversal Ini:
Cari saham yang sangat oversold (kedua Stochastic <20) + volatilitas tinggi (ATR >2%) + garis Stochastic mulai melakukan golden cross. Trader saham biasanya entry buy saat %K mulai cross di atas %D (Golden Cross) di area oversold.
Setting stock screener di TradingView lihat gambar di bawah ini ?
Tips Tambahan:
Strategi ini bagus untuk menangkap peluang reversal di pasar saham IHSG. Selalu gunakan manajemen risiko yang baik, pasang Stop Loss, dan test dulu di akun demo sebelum trading real.
Bagaimana menurut kamu? Pernah coba strategi stochastic golden cross untuk trading saham? Share pengalaman di kolom komentar ya!
Facebook
X (Twitter)
Pinterest
LinkedIn