18-07-2025, 10:47 AM
0
Halo sob, Barusan nemu sebuah grafis yang menurutku WAJIB BANGET KITA DISKUSIKAN! Grafis ini mengklaim bisa menunjukkan "PERIODS WHEN TO MAKE MONEY" alias kapan waktu terbaik untuk membeli dan menjual aset (saham, properti, barang lainnya) berdasarkan siklus pasar/ekonomi yang berulang.
Yuk, kita bedah bareng maksudnya:
Melihat Siklus Pasar: Kapan Beli, Kapan Jual?
Grafis ini membagi periode investasi menjadi tiga bagian utama:
A. Tahun-tahun "Kepanikan" (Puncak Ketidakpastian/Titik Balik)
B. Tahun-tahun "Masa Indah" (Harga Tinggi, Waktunya Jual!)
C. Tahun-tahun "Masa Sulit" (Harga Rendah, Waktunya Beli!)
Jadi, Intinya:
Grafis ini menganjurkan filosofi "Buy Low, Sell High" dengan mengidentifikasi pola siklus pasar. Beli saat banyak orang panik dan harga jatuh (masa sulit), lalu jual saat semua orang euforia dan harga di puncak (masa indah).
Bagaimana Menurut Pendapat Kalian?
Salam Cuan! ??
Yuk, kita bedah bareng maksudnya:
Melihat Siklus Pasar: Kapan Beli, Kapan Jual?
Grafis ini membagi periode investasi menjadi tiga bagian utama:
A. Tahun-tahun "Kepanikan" (Puncak Ketidakpastian/Titik Balik)
- Di bagian atas, ada daftar tahun-tahun yang disebut sebagai "Years in which panics have occurred and will occur again."
- Contoh: 1927, 1945, 1965, 1981, 1999, 2019. Dan yang menarik, ada proyeksi ke depan: 2035, 2053!
- Maksudnya: Ini adalah tahun-tahun di mana terjadi krisis ekonomi, koreksi pasar besar, atau sentimen "kepanikan" yang membuat harga aset anjlok. Menurut grafis, pola ini bersifat siklis dan akan terulang.
B. Tahun-tahun "Masa Indah" (Harga Tinggi, Waktunya Jual!)
- Bagian tengah menunjukkan gelombang siklus pasar. Puncak-puncaknya adalah "Years of good times, high prices and the time to sell stocks and values of all kinds."
- Contoh Puncak: 1926, 1935, 1953, 1962, 1972, 1980, 1989, 1999, 2007, 2016, 2026, 2034, 2043, 2053.
- Maksudnya: Ini adalah periode di mana pasar sedang "bullish", harga-harga melambung tinggi. Menurut grafis ini, di sinilah waktu yang tepat untuk merealisasikan keuntungan (menjual aset Anda). Perhatikan bagaimana tahun "panik" di Bagian A seringkali berdekatan atau terjadi setelah puncak "masa indah" ini, sebagai koreksi alami.
C. Tahun-tahun "Masa Sulit" (Harga Rendah, Waktunya Beli!)
- Garis paling bawah adalah "Years of hard times, low prices, and a good time to buy stocks, 'comer lots,' goods, etc., and hold till the 'boom' reaches the years of good times; then unload."
- Contoh Dasar (Trough): 1924, 1931, 1942, 1951, 1958, 1969, 1978, 1985, 1996, 2005, 2012, 2023, 2032, 2039, 2050, 2059.
- Maksudnya: Ini adalah prinsip dasarnya! Saat pasar sedang lesu, ada "masa sulit", atau setelah/selama "kepanikan" (yang membuat harga aset rendah), itulah momen Emas untuk MEMBELI! Strateginya adalah beli saat harga rendah, tahan aset tersebut (investasi jangka panjang), dan jual saat pasar kembali "boom" dan mencapai harga tinggi lagi.
Jadi, Intinya:
Grafis ini menganjurkan filosofi "Buy Low, Sell High" dengan mengidentifikasi pola siklus pasar. Beli saat banyak orang panik dan harga jatuh (masa sulit), lalu jual saat semua orang euforia dan harga di puncak (masa indah).
Bagaimana Menurut Pendapat Kalian?
- Apakah kalian percaya dengan pola siklus seperti ini?
- Adakah pengalaman pribadi yang membuktikan teori ini?
- Mengingat tahun 2019 ada "panic" (pandemi COVID-19 yang menyebabkan pasar anjlok sesaat), apakah kita sedang berada di "masa indah" dan mendekati tahun 2026/2034 sebagai puncak untuk menjual? Dan apakah tahun 2023 benar-benar menjadi titik terendah untuk beli? (Tahun 2023 pasar memang sempat tertekan tapi banyak juga yang sudah recover).
- Proyeksi tahun 2035 dan 2053 untuk "panic" juga cukup menarik.
Salam Cuan! ??
Ulang 9x setiap hari : "Inna Fatahna Laka Fatham Mubina" Insya Allah rezeki seperti Air Zam² yang tak berhenti mengalir. Aamiin..
Facebook
X (Twitter)
Pinterest
LinkedIn