0
Halo semua, buat yang lagi asyik ngulik AI Agent lokal pakai framework seperti Hermes atau OpenClaw, pasti tahu kalau salah satu rintangan terbesar adalah masalah Long-Term Memory. Kebanyakan memori bawaan agen masih primitif.
Nah, saya baru saja nemu satu proyek open-source yang super gokil namanya Supermemory. Proyek ini beneran mendominasi di berbagai benchmark memori AI terkemuka, seperti LongMemEval (meraih skor 81.6%), LoCoMo, hingga ConvoMem. Selain akurat, kecepatan pencarian memorinya juga gila banget—cuma butuh waktu sekitar ~50 milidetik (ms)!
Ini alasan kenapa Supermemory bukan sekadar database biasa, dan kenapa kita wajib melirik tool ini:
1. Berevolusi Otomatis Sesuai Konteks
Supermemory bekerja dengan cara yang sangat dinamis dan mirip dengan cara kerja otak manusia:
Bagi yang bertanya-tanya apa bedanya dengan arsitektur memori bawaan milik Hermes, perbandingannya cukup kontras:
Repository: github.com/supermemoryai/supermemory
Ada yang sudah sempat implementasi knowledge graph atau memori dinamis kayak gini ke bot kalian? Yuk, kita buka sesi diskusi di kolom komentar!
Nah, saya baru saja nemu satu proyek open-source yang super gokil namanya Supermemory. Proyek ini beneran mendominasi di berbagai benchmark memori AI terkemuka, seperti LongMemEval (meraih skor 81.6%), LoCoMo, hingga ConvoMem. Selain akurat, kecepatan pencarian memorinya juga gila banget—cuma butuh waktu sekitar ~50 milidetik (ms)!
Ini alasan kenapa Supermemory bukan sekadar database biasa, dan kenapa kita wajib melirik tool ini:
1. Berevolusi Otomatis Sesuai Konteks
Supermemory bekerja dengan cara yang sangat dinamis dan mirip dengan cara kerja otak manusia:
- Ekstraksi Mandiri: Dia bisa membaca percakapan secara real-time, menyaring fakta-fakta penting secara otomatis, lalu menyimpannya sendiri.
- Auto-Update: Begitu ada informasi baru yang berubah dari user, sistemnya akan langsung memperbarui data lama agar tetap valid.
- Auto-Pruning: Jika ada informasi yang dinilai sudah kedaluwarsa atau tidak lagi relevan, Supermemory akan menghapusnya secara otomatis. Semua memori saling terhubung membentuk jaringan yang hidup.
Bagi yang bertanya-tanya apa bedanya dengan arsitektur memori bawaan milik Hermes, perbandingannya cukup kontras:
- Memori Bawaan Hermes: Proses penentuannya masih sangat bergantung pada keputusan si agen itu sendiri (agent-driven), dan sistem penyimpanannya biasanya masih berupa file flat/biasa.
- Supermemory: Proses ekstraksi fakta dari setiap percakapan berjalan secara otomatis di latar belakang. Dia langsung membangun struktur Knowledge Graph yang beneran bisa evolve dan berkembang sendiri seiring berjalannya interaksi.
Repository: github.com/supermemoryai/supermemoryAda yang sudah sempat implementasi knowledge graph atau memori dinamis kayak gini ke bot kalian? Yuk, kita buka sesi diskusi di kolom komentar!
Ulang 9x setiap hari : "Inna Fatahna Laka Fatham Mubina" Insya Allah rezeki seperti Air Zam² yang tak berhenti mengalir. Aamiin..
Facebook
X (Twitter)
Pinterest
LinkedIn