Posted by: Gunawan - 01-03-2024, 07:21 PM - Forum: Crypto Zone
- No Replies
Polygon, jaringan sidechain sekaligus layer-2 Ethereum, terus menunjukkan pertumbuhan yang pesat. Pada tahun 2023, Polygon mencatatkan total 15,24 juta pengguna, hanya terpaut 160.000 dari Ethereum yang memiliki 15,4 juta pengguna.
Pada pertengahan tahun 2023, Polygon bahkan sempat memimpin angka pengguna Ethereum. Namun, Ethereum berhasil bangkit dan menyalip Polygon di pertengahan kedua tahun tersebut.Apa yang mendorong pertumbuhan Polygon ($MATIC)?Salah satu faktor yang berkontribusi terhadap pertumbuhan Polygon adalah ekosistemnya yang beragam. Polygon mendukung berbagai aplikasi terdesentralisasi (dApps), termasuk DeFi, NFT, dan gaming.
Selain itu, Polygon juga menawarkan biaya transaksi yang lebih rendah dan kecepatan transaksi yang lebih cepat daripada Ethereum. Hal ini membuatnya menjadi pilihan yang menarik bagi pengguna yang mencari pengalaman yang lebih hemat dan efisien. Apakah Polygon akan menggeser Ethereum?Masih terlalu dini untuk mengatakan apakah Polygon akan menggeser ETH. Namun, pertumbuhan Polygon yang pesat menunjukkan bahwa jaringan ini memiliki potensi untuk menjadi salah satu blockchain terpopuler di dunia.
Berikut adalah beberapa faktor yang dapat memengaruhi persaingan antara Polygon dan Ethereum:
Ekosistem dApps: Polygon memiliki ekosistem dApps yang beragam, sedangkan Ethereum memiliki ekosistem dApps yang lebih besar. Namun, Polygon terus berinovasi untuk mengembangkan ekosistem dApps-nya.
Biaya transaksi: Polygon menawarkan biaya transaksi yang lebih rendah daripada Ethereum. Hal ini dapat menjadi keunggulan kompetitif bagi Polygon.
Kecepatan transaksi: Polygon menawarkan kecepatan transaksi yang lebih cepat daripada Ethereum. Hal ini juga dapat menjadi keunggulan kompetitif bagi Polygon.
Hanya waktu yang akan menjawab apakah Polygon akan mampu menggeser Ethereum. Namun, pertumbuhan Polygon yang pesat menunjukkan bahwa jaringan ini adalah pemain yang harus diperhitungkan di industri blockchain.
Tau kah Anda bahwa salah satu media promosi yang saat ini banyak digunakan oleh pebisnis online adalah whatsapp.
Berdasarkan data, penggunanya di Indonesia pada awal tahun ini mencapai 170 juta lebih dan akan bertambah seiring waktu.
Jadi tidak heran banyak pebisnis yang omzetnya naik drastis karena memanfaatkan whatsapp untuk promosi.
Tapi tidak sedikit juga pebisnis di luaran sana yang jualannya segitu-gitu aja, jangan kan omzet naik untuk dapat satu penjualan aja sulitnya minta ampun. Padahal media promosi yang dipakai sama yaitu whatsapp.
Nah..setelah diselidiki ternyata salah satu sebab sulit dapat penjualan di whatsapp adalah iklan promosinya tidak menarik, sehingga iklannya dicueki oleh calon pembeli.
Jadi begini, kalau promosi di WA dan ingin iklannya gak dicueki target pasar, maka pastikan Headline Iklannya sesuai dengan kategori Marketnya.
Headline adalah kalimat pertama dalam iklan promosi kita.
Dan ada 3 kategori Market, yaitu
- Cold Market, orang-orang yang gak pernah interaksi dan belum jadi pembeli
- Warm Market, orang-orang yang pernah interaksi tapi belum jadi pembeli
- Hot Market, orang-orang yang sudah jadi pembeli
Nah, kalau promosi ke dominan Cold Market.
Maka bisa pakai rumus Headline ini Bagaimana (Hal yang paling diinginkan Calon Pembeli) Tanpa (Hambatan yang sedang dirasakan Calon Pembeli) Contoh : - Bagaimana mendapatkan kulit yang lebih mulus tanpa perawatan yang mahal - Bagaimana menghasilkan minimal 3 juta rupiah tanpa harus kekantor
Kalau promosi ke dominan Warm Market.
Maka bisa pakai rumus Headline ini Cara Saya (impian Target Pasar) yang bisa Anda tiru
Contoh
- Cara Saya punya penghasilan 10 juta perbulan yang bisa Anda tiru
- Cara Saya tetap bersemangat yang bisa Anda tiru
Kalau promosi ke dominan Hot Market.
Maka bisa pakai rumus Headline ini (Penawaran) hanya (batasan)
Contoh :
- Diskon 50% hanya hari ini saja
- Potongan harga sampai 100.000 hanya untuk 5 pendaftar tercepat
Jadi begitu ya.
Tiap market, punya jenis headline sendiri-sendiri.
Ini supaya iklan promosi kita tidak dicueki oleh calon pembeli di WA.
Seperti yang diharapkan, BTC menembus 55k Dan hampir mencapai PD Array mingguan 57,3k.
Imo dapat dengan mudah mencapai 60k (maks 62,4k) dan mengisi FVG mingguan sebelum Potensi Pembalikan karena tidak akan ada Array Premium yang tersisa di Bulanan atau mingguan untuk mendorong Harga Lebih Tinggi.
Setelah BTC menyelesaikan perpindahannya, Alts akan Meledak, terutama yang berkapitalisasi kecil.
Pembatalan untuk Pembalikan - klaim Weekly Premium Array 62.4k sebagai dukungan dan masuki fase Penemuan Harga (ATH Baru)
Intinya
Quote:Masih berpotensi bullish hingga 62,4K jika menembus maka akan melanjutkan kenaikan bahkan membuat ATH Baru namun kalau reject bisa koreksi besar. Saat BTC konsolidasi menuju harga tingginya ALT akan mengikuti untuk naik.
“Orang Indonesia suka Ikut-Ikutan, alias Latah. So, Manfaatkan!"
Teknik ini terbukti dapat mendatangkan banyak prospek
Biarkan orang-orang, atau tepatnya prospek mengikuti apa yang dilakukan banyak orang.
Coba jawab ...
Jika ke sebuah mall, melihat kafe A ramai dan kafe B sepi, mana yang akan dipilih?
Saya yakin kemungkinan besar memilih kafe A. Kecuali orang yang melawan arus, atau nggak punya fulus. Hehe.. ?
Teknik IKUT-IKUTAN bisa digunakan untuk Melariskan Jualan
Misalnya, jika baru buka sebuah restoran, tugas yang pertama sebelum mencari untung adalah meramaikannya terlebih dulu.
Yang penting rame dulu! Kalau udah rame, orang lain bakal penasaran “Wah restoran ini rame banget. Pasti enak... Buktinya sampe membludak gitu...”
(ini saya banget, liat warungnya dulu? kalau rame beli disana hehehe)
Nyatanya bisa jadi rasa makanannya biasa-biasa saja. Hanya saja konsep restorannya dibuat unik dan ramai, untuk memancing pengunjung yang lain datang kesana.
Teknik ini juga bisa dilakukan saat Anda ingin menjual produk, misalnya dalam menu makanan Anda bertuliskan: “Best Seller” “Rekomendasi Chef” “Enaak...!!” “Paling Banyak Dicari....”
Berarti hanya untuk makanan aja dong? Kata siapa?!
Contoh lain penggunakan teknik ikut-ikutan adalah dengan menginfokan kepada calon pembeli seolah-olah produk Anda sudah digunakan oleh banyak orang. Misalnya...
✔️ “9 dari 10 wanita sudah menggunakan XYZ...”
✔️ “Artis sekelas ABC saja sudah pernah makan disini, bagaimana dengan Anda?”
✔️ “Ustadz YZ saja sudah join, kamu?”
✔️ “Lebih dari 97.000 Outlet diseluruh Indonesia, apa yang Anda tunggu? Segera Daftar Sekarang!”
Sudah kebayang cara kerja dari teknik Ikut-ikutan ini?
*Praktikkan! dan Lihat Hasilnya!*
Semua jawaban si penjual kelihatan pasrah banget. Kalau Juragan jawabannya begitu, bisa dipastikan tidak akan terjadi closing.
? Bagaimana seharusnya?
Gunakan teknik TANYA BALIK!
Jika calon pembeli Anda mengatakan, “Wah, HARGANYA MAHAL!”, maka alternatif jawabannya adalah:
✅ “Oh iya bu memang mahal… Tapi sebelumnya mohon maaf, ibu membandingkannya dengan apa ya?
✅ “Memang mahal bu.. Tapi sebentar, bukankah ibu menginginkan produk yang sangat berkualitas?”
✅ “Oh gitu… Menurut ibu nih, berapa harga yang pantas untuk produk ini?”
✅ “Jika kami dapat memberi ibu sesuatu yang hampir sama dengan harga yang lebih rendah, apakah ibu mengambilnya?”
Jika calon pembeli Anda mengatakan, “NGGAK BUTUH!”, maka alternatif jawabannya adalah:
☑️ “Oh begitu… Sekarang mungkin bapak tidak butuh. Tapi apakah bapak nanti tidak membutuhkannya?”
☑️ “Sebentar pak, apakah bapak sudah tahu manfaat dari produk ini?”
☑️ “Oh gitu.. Kira-kira nih menurut bapak, siapa teman / saudara bapak yang membutuhkan produk ini?”
Coba beli spon lembaran
Kemudian potong kecil-kecil bisa pake cutter
Lalu lem dgn karpet hijau pke lem rajawali
Terus bungkus plastik. Jual ke toko atau warung.
Daripada nganggur lumayan dpt penghasilan dan usaha sendiri.
Buat pertanyaan yang membuat calon pembeli terkunci jawabannya karena kita
Gimana sih maksudnya?
Contoh:
? “Bapak pasti ingin omzet bisnisnya naik drastis bulan depan, iya kan pak?
? “Semakin tinggi harganya, semakin bagus kualitasnya. Bukankah begitu bu?
? “Tentu mba ingin produk yang bisa membuat mba lebih cantik dan terlihat lebih muda, betul?”
? “Bapak ingin langsing, kan?”
? "Ibu jadi beli, kan?"
? “Bapak pasti ingin berbisnis yang tetap menghasilkan uang ketika bapak tidur, iya kan pak?”
Coba juragan bandingkan dengan pertanyaan ini....
"Ibu jadi beli nggak?"
Jawab: NGGAK!
Waduh, salah nanya ? hehehe
Yang perlu jadi catatan adalah, teknik ini hanya bisa Anda gunakan saat ingin melakukan closing, bukan saat menggali kebutuhan calon pembeli apalagi belum adanya kedekatan.
Sudah kebayang kan?
Ayo perbanyak EKSYEN ya! Siyappppp!!!